Jumat, 27 Maret 2026

Pani Gold Viral

Pani Gold Gorontalo Diduga Party di Tengah Suasana Duka Banjir Pohuwato, Berujung Minta Maaf

Sebuah video yang memperlihatkan pesta dengan iringan musik DJ dan aksi joget dua biduan viral di media sosial.

Tayang:
Editor: Wawan Akuba
zoom-inlihat foto Pani Gold Gorontalo Diduga Party di Tengah Suasana Duka Banjir Pohuwato, Berujung Minta Maaf
TribunGorontalo.com
PARTY -- Viral pegawai perusahaan emas di Pohuwato, Gorontalo, party di tengah momen banjir di Hulawa. 

TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo — Sebuah video yang memperlihatkan pesta dengan iringan musik DJ dan aksi joget dua biduan viral di media sosial.

Video tersebut menuai kecaman luas karena diduga berlangsung di lingkungan perusahaan tambang emas PT Merdeka Gold Resources Tbk (MGR), tepat di saat warga Desa Hulawa tengah dilanda duka akibat banjir.

Dalam video yang beredar, terlihat sejumlah orang menikmati hiburan di suasana temaram.

Dua biduan tampil dengan goyangan yang dinilai tidak pantas, diiringi musik disc jockey (DJ). Video itu disebut direkam saat momen pergantian tahun.

Baca juga: Hari Pertama 2026, Kota Gorontalo Terasa Lebih Lengang Usai Malam Tahun Baru

Belakangan diketahui, lokasi perekaman video berada di area perusahaan tambang emas PT Merdeka Gold Resources Tbk (MGR), perusahaan tambang emas skala besar di Indonesia yang berada di bawah naungan PT Merdeka Copper Gold Tbk.

Video tersebut dengan cepat memantik reaksi publik lantaran diunggah di tengah kondisi banjir yang melanda Desa Hulawa, Kecamatan Buntulia, Kabupaten Pohuwato.

Desa Hulawa diketahui berada beririsan langsung dengan kawasan pertambangan emas perusahaan tersebut.

Situasi kian sensitif karena perusahaan tambang ini sebelumnya kerap disorot warga.

Aktivitas eksplorasi tambang di kawasan puncak desa disebut-sebut turut memperparah dampak banjir yang merendam permukiman warga.

Meski pihak perusahaan beralasan kegiatan eksplorasi telah berjalan sesuai prinsip dan kaidah lingkungan, namun di mata sebagian masyarakat, keberadaan tambang tetap dianggap menimbulkan dampak serius terhadap kondisi alam sekitar.

Tak heran, saat video tersebut viral, kemarahan warga dan warganet tak terbendung.

Kolom komentar di berbagai platform media sosial dipenuhi kritik keras. Banyak netizen menilai aksi pesta tersebut tidak memiliki empati sosial dan sama sekali tak pantas dilakukan di tengah penderitaan warga terdampak banjir.

Setelah menuai gelombang kritik, pihak perusahaan akhirnya menyampaikan permintaan maaf secara tertulis.

Permintaan maaf itu disampaikan dalam bentuk dokumen PDF yang beredar luas, meski tidak mencantumkan nama atau tanda tangan pihak yang secara langsung mewakili perusahaan.

Dalam pernyataan tersebut, manajemen Pani Gold Mine menyebut telah melakukan evaluasi internal secara menyeluruh atas peristiwa yang terekam dalam video viral tersebut.

“Manajemen Pani Gold Mine telah melakukan evaluasi internal secara menyeluruh atas kejadian tersebut serta menyampaikan permohonan maaf kepada Pemerintah Daerah dan masyarakat Bumi Panua atas adanya penampilan yang tidak mencerminkan kepekaan, etika, dan nilai-nilai perusahaan,” tulis pernyataan tersebut.

Perusahaan menegaskan bahwa perilaku dalam video tersebut tidak sejalan dengan nilai profesionalisme, empati sosial, serta tata perilaku perusahaan yang selama ini dijunjung tinggi.

“Atas kejadian ini, manajemen telah melakukan evaluasi menyeluruh dan mengambil tindakan sesuai dengan ketentuan internal, sekaligus memperkuat disiplin serta kepedulian sosial ke depan,” lanjut pernyataan itu.

Di sisi lain, Pani Gold Mine juga menyampaikan komitmen untuk tetap melanjutkan proses pemulihan pascabanjir di Desa Hulawa dan wilayah terdampak lainnya.

Sejumlah bantuan disebut telah dan akan terus disalurkan, mulai dari pembersihan rumah dan masjid, perbaikan akses jalan, perbaikan pipa PDAM, hingga penyaluran bantuan makanan selama masa pemulihan berlangsung.

“Sebagai bagian dari upaya perusahaan untuk terus hadir dan membersamai masyarakat dalam masa pemulihan,” tulis manajemen.

Perusahaan juga menyampaikan empati mendalam kepada seluruh warga terdampak banjir dan berharap proses pemulihan dapat berjalan dengan baik agar masyarakat dapat kembali beraktivitas secara normal. (*)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved