TEKNOLOGI

Manus AI dibeli Meta, agen cerdas yang bisa bekerja sendiri

Raksasa teknologi Meta kembali membuat gebrakan besar di dunia kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI).

Editor: Wawan Akuba
TIDAK ADA
AKUISISI - Meta resmi mengakuisisi Manus AI, startup asal Singapura yang dikenal dengan teknologi agen AI otonom untuk menjalankan tugas kompleks secara mandiri. 

Ringkasan Berita:
  • Meta resmi mengakuisisi Manus AI, startup asal Singapura yang dikenal dengan teknologi agen AI otonom untuk menjalankan tugas kompleks secara mandiri. 
  • Akuisisi ini menegaskan keseriusan Meta memperkuat ekosistem kecerdasan buatan di tengah persaingan global yang kian ketat. 
  • Manus AI tetap beroperasi independen, sementara teknologi dan talenta intinya akan terintegrasi ke dalam sistem AI Meta.

 

TRIBUNGORONTALO.COM – Raksasa teknologi Meta kembali membuat gebrakan besar di dunia kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI).

Perusahaan induk Facebook, Instagram, dan WhatsApp itu resmi mengakuisisi Manus AI, perusahaan rintisan berbasis di Singapura yang tengah naik daun berkat teknologi agen AI otonom yang mampu mengeksekusi tugas-tugas kompleks di dunia nyata secara mandiri.

Akuisisi tersebut dikonfirmasi oleh kedua perusahaan pada Senin (waktu setempat) dan langsung memicu perhatian industri teknologi global.

Langkah ini menandai eskalasi paling berani Meta dalam strategi AI-nya, setelah bertahun-tahun menggelontorkan investasi besar demi mengamankan posisi di garis depan perlombaan teknologi kecerdasan buatan.

Meski nilai transaksi tidak diungkap ke publik, pesan yang ingin disampaikan Meta sangat jelas.

Baca juga: Hari Pertama 2026, Kota Gorontalo Terasa Lebih Lengang Usai Malam Tahun Baru

Ini bukan sekadar pembelian startup, melainkan taruhan besar soal skala, eksekusi, dan dominasi Meta dalam fase berikutnya dari evolusi AI global.

Taruhan Besar Meta di Medan Perang AI

Dalam pernyataan resminya, Meta menyebutkan bahwa Manus AI akan bergabung ke dalam ekosistem Meta untuk membantu menghadirkan salah satu agen AI general-purpose paling canggih di dunia kepada miliaran pengguna.

Teknologi Manus disebut akan membuka peluang baru di berbagai lini produk Meta, baik untuk konsumen maupun bisnis, termasuk Meta AI, di tengah persaingan sengit dengan raksasa teknologi lain yang sama-sama berlomba mengembangkan AI generatif dan otonom.

Baca juga: Masuki 2026, Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail Soroti Catatan Kinerja 2025

Meta menegaskan, akuisisi ini tidak akan mengganggu operasional Manus AI. Perusahaan tersebut akan tetap berbasis di Singapura dan terus menjual layanan berlangganannya melalui aplikasi serta situs web resmi mereka.

Namun di balik layar, teknologi inti dan talenta Manus akan diintegrasikan ke dalam arsitektur AI Meta secara menyeluruh, memperkuat fondasi teknologi yang selama ini tengah dibangun secara agresif.

Mengapa Manus AI Jadi Incaran Meta?

Manus AI dalam waktu singkat berhasil menempatkan diri sebagai pemain menonjol di sektor AI otonom.

Berbeda dengan sistem AI konvensional yang hanya menghasilkan teks atau rekomendasi, Manus fokus mengembangkan agen serbaguna yang mampu menjalankan seluruh alur kerja dari awal hingga akhir.

Agen AI buatan Manus berfungsi sebagai lapisan eksekusi, mengubah model AI canggih menjadi alat praktis yang bisa digunakan secara nyata, berskala besar, dan minim campur tangan manusia.

Data operasional Manus menjadi bukti daya tariknya. Sejak meluncurkan agen AI general pertamanya awal tahun ini, Manus tercatat telah memproses lebih dari 147 triliun token dan menggerakkan pembuatan lebih dari 80 juta komputer virtual.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Jadwal Imsakiyah
Senin, 23 Februari 2026 (5 Ramadan 1447 H)
Kota Gorontalo
Imsak 04:33
Subuh 04:43
Zhuhr 12:05
‘Ashr 15:20
Maghrib 18:07
‘Isya’ 19:16

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved