Gempa Bumi
Gempa Magnitudo 2,4 Guncang Kendal Jawa Tengah, Terjadi Sore Hari
Gempa bumi berkekuatan magnitudo 2,4 mengguncang wilayah Kabupaten Kendal, Jawa Tengah, pada Kamis, 1 Januari 2026,
Ringkasan Berita:
- Gempa bumi magnitudo 2,4 mengguncang Kabupaten Kendal, Jawa Tengah, pada Kamis (1/1/2026) pukul 15.19 WIB.
- BMKG mencatat pusat gempa berada 21 km barat daya Kendal di kedalaman 13 km dan tidak berpotensi tsunami.
- Hingga kini belum ada laporan kerusakan, sementara data masih bersifat sementara dan dapat diperbarui.
TRIBUNGORONTALO.COM -- Gempa bumi berkekuatan magnitudo 2,4 mengguncang wilayah Kabupaten Kendal, Jawa Tengah, pada Kamis, 1 Januari 2026, sekitar pukul 15.19 WIB.
Berdasarkan informasi awal BMKG, pusat gempa berada di koordinat 7,06 Lintang Selatan dan 110,06 Bujur Timur, atau sekitar 21 kilometer barat daya Kendal, dengan kedalaman 13 kilometer.
Gempa ini tergolong gempa tektonik berkekuatan kecil dan tidak berpotensi menimbulkan tsunami.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan kerusakan maupun korban jiwa akibat peristiwa tersebut.
Jawa Tengah Rawan Gempa Tektonik
Wilayah Jawa Tengah termasuk kawasan yang rawan aktivitas seismik karena dipengaruhi oleh zona subduksi lempeng Indo-Australia yang menunjam ke bawah lempeng Eurasia di selatan Pulau Jawa.
Selain itu, sejumlah sesar aktif lokal juga turut berperan dalam memicu gempa bumi dengan magnitudo kecil hingga menengah di wilayah daratan.
Baca juga: AS Bantah Klaim Rusia soal Drone Ukraina ke Rumah Putin, Tudingan Dinilai Upaya Gagalkan Perdamaian
Aktivitas gempa di sekitar Kendal umumnya berkaitan dengan pelepasan energi pada patahan-patahan lokal maupun dampak tidak langsung dari sistem subduksi di selatan Jawa.
Magnitudo Kecil, Dampak Terbatas
Dengan magnitudo 2,4 dan kedalaman 13 kilometer, gempa ini tergolong lemah dan dampaknya terbatas. Pada kondisi tertentu, getaran ringan bisa dirasakan oleh warga di sekitar episentrum, namun tidak cukup kuat untuk menyebabkan kerusakan bangunan.
Imbauan BMKG
BMKG mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak panik, serta:
Tetap waspada terhadap kemungkinan gempa susulan
Memastikan kondisi bangunan aman
Mengikuti informasi resmi dari BMKG dan tidak menyebarkan kabar yang belum terverifikasi
BMKG juga menegaskan bahwa informasi ini mengutamakan kecepatan, sehingga data masih bersifat sementara dan dapat berubah seiring pembaruan dan kelengkapan data seismik.
Tetap Tenang dan Pantau Informasi Resmi
Masyarakat diimbau untuk terus memantau perkembangan informasi gempa hanya melalui kanal resmi BMKG dan media terpercaya, serta tetap menjalankan aktivitas dengan penuh kewaspadaan. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/GEMPA-BUMI-Gempa-Mag24-01-Jan-2026-151906WIB.jpg)