Minggu, 15 Maret 2026

Polda Gorontalo

Kapolda Gorontalo Irjen Widodo Ungkap Kinerja Penegakan Hukum hingga Angka Kriminalitas pada 2025

Kapolda Gorontalo Ungkap Kinerja Penegakan Hukum 2025, Laka Lantas Turun, Narkoba Jadi Fokus Serius

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Jefry Potabuga | Editor: Aldi Ponge
zoom-inlihat foto Kapolda Gorontalo Irjen Widodo Ungkap Kinerja Penegakan Hukum hingga Angka Kriminalitas pada 2025
TribunGorontalo.com/Jefry Potabuga
PRESS RELEASE-- Kapolda Gorontalo Irjen Pol Widodo saat memaparkan release akhir tahun bertempat di Mapolda Gorontalo, Selasa (30/12/2025). 

“Kalau ada konten yang mengarah pada pelanggaran, silakan dilaporkan. Kami akan telusuri sesuai ketentuan hukum,” tutupnya.

Berikut data kriminalitas yang dipaparkan Kapolda Gorontalo Irjen Pol Widodo: 

1. Kriminalitas di Gorontalo 2025 Turun

KRIMINAL 2025 -- Kapolda Gorontalo Irjen Pol Widodo (tengah) saat release akhir tahun di Mapolda Gorontalo, Selasa (30/12/2025). Kapolda menyoroti kasus penganiayaan hingga KDRT. (Sumber foto: TribunGorontalo.com/Jefri Potabuga)
KRIMINAL 2025 -- Kapolda Gorontalo Irjen Pol Widodo (tengah) saat release akhir tahun di Mapolda Gorontalo, Selasa (30/12/2025). Kapolda menyoroti kasus penganiayaan hingga KDRT. (Sumber foto: TribunGorontalo.com/Jefri Potabuga) (TribunGorontalo.com/Jefry Potabuga)

Kapolda Gorontalo Irjen Pol Widodo membeberkan jumlah tindak pidana pada 2025 tercatat 3.202 kasus, menurun 115 kasus dibandingkan 2024 mencapai 3.317 kasus.

“Jumlah kejahatan turun, tapi penyelesaian perkara justru meningkat cukup signifikan,” ujar Widodo dalam rilis akhir tahun Polda Gorontalo, Selasa (30/12/2025).

Polda Gorontalo mencatat, penyelesaian perkara pada 2025 mencapai 2.261 kasus, naik 390 kasus dibandingkan 2024 yang berada di angka 1.871 kasus. 

Maka persentase penyelesaian perkara juga meningkat dari 83 persen menjadi 55 persen. 

2. Penganiayaan Paling Tinggi

Dari data detail kejahatan, kasus penganiayaan menempati posisi tertinggi dengan 39 kasus sepanjang 2025. 

Angka ini meningkat dibandingkan tahun sebelumnya.

Selain itu, kasus pengeroyokan juga tercatat sebanyak 12 kasus, menunjukkan tren naik dibandingkan 2024.

“Penganiayaan ini menjadi perhatian utama. Dari hasil pendalaman, banyak yang diawali atau dipicu oleh konsumsi minuman keras,” kata Widodo.

Lebih lanjut, Kapolda menyebut, sebagian besar kasus penganiayaan yang terjadi berawal dari cekcok, perkelahian, hingga kekerasan fisik yang dipicu pengaruh alkohol.

3. KDRT Masih Tinggi

Kasus Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) juga menjadi sorotan. 

Sepanjang 2025, tercatat tiga kategori KDRT dengan jumlah yang relatif tinggi, yakni KDRT fisik sebanyak 33 kasus, KDRT penelantaran 4 kasus, dan KDRT psikis 1 kasus.

“Tiga kategori KDRT ini masih cukup tinggi dan perlu penanganan serius lintas sektor,” ujar Widodo.

Menurut Kapolda, KDRT tidak hanya menyasar perempuan, tetapi juga terjadi pada laki-laki dan anak, sehingga memerlukan pendekatan pencegahan yang lebih menyeluruh.

4. Penipuan dan Kejahatan terhadap Anak

Jenis kejahatan lain yang meningkat signifikan adalah penipuan, dengan total 69 kasus sepanjang 2025.

Halaman 3/4
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Jadwal Imsakiyah
Minggu, 15 Maret 2026 (25 Ramadan 1447 H)
Kota Gorontalo
Imsak 04:29
Subuh 04:39
Zhuhr 12:00
‘Ashr 15:04
Maghrib 18:03
‘Isya’ 19:11

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved