Minggu, 22 Maret 2026

Pemkab Pohuwato

Bupati Saipul Mbuinga Kawal Pencetakan Sawah 5.642 H, Pohuwato Siap Jadi Lumbung Pangan Gorontalo

Kabupaten Pohuwato menegaskan kesiapannya menjadi salah satu lumbung pangan baru di Provinsi Gorontalo.

Tayang:
Penulis: Jefry Potabuga | Editor: Wawan Akuba
zoom-inlihat foto Bupati Saipul Mbuinga Kawal Pencetakan Sawah 5.642 H, Pohuwato Siap Jadi Lumbung Pangan Gorontalo
TribunGorontalo.com/Jefry Potabuga
PANGAN -- Bupati Pohuwato Saipul Mbuinga (paling kanan) saat mendampingi Gubernur Gorontalo, Gusnar Ismail, melakukan groundbreaking. 

Angka tersebut menurutnya bisa kembali bertambah setelah kementerian melihat potensi dan kesiapan lanjutan di Pohuwato, terutama dengan dukungan Bendungan Randangan sebagai sumber pengairan utama.

Bahkan, saat berada di lokasi, Gusnar menerima laporan bahwa sekitar seribu hektare lahan tambahan masih dalam proses persiapan untuk tahap berikutnya.

“Tadi baru duduk, sudah ada laporan tambahan bahwa sekitar seribu hektare lagi sedang disiapkan untuk tahapan berikutnya. Artinya program ini tidak berhenti di angka awal,” jelasnya.

Sementara itu, Bupati Pohuwato, Saipul Mbuinga, menyatakan bahwa pemerintah kabupaten siap mengerahkan seluruh perangkat daerah dan kelompok tani untuk menyukseskan program ini.

Ia menegaskan, pencetakan sawah ini tidak hanya akan meningkatkan produksi beras, tetapi juga membuka lapangan kerja baru serta memperkuat perekonomian masyarakat di wilayah Randangan dan sekitarnya.

“Kami di daerah siap bergerak cepat. Mulai dari penyiapan lahan, pendampingan petani, hingga distribusi bantuan akan kami kawal bersama seluruh OPD dan kelompok tani,” ujar Saipul.

Selain sawah, Pohuwato juga mendapat dukungan besar berupa bantuan benih jagung untuk sekitar 33.000 hektare.

Benih tersebut saat ini sudah mulai masuk melalui Pelabuhan Anggrek dan sebagian telah tersimpan di gudang.

Pemerintah Kabupaten Pohuwato menargetkan pendistribusian benih tersebut bisa segera dilakukan ke kelompok tani agar proses tanam tidak tertunda.

Luas lahan yang akan digarap itu setara dengan sekitar 35 kali luas wilayah Kota Gorontalo, menjadikan proyek ini sebagai salah satu program pertanian terbesar di wilayah timur Indonesia.

Dalam kesempatan itu, Gubernur Gusnar Ismail turut mengajak seluruh pihak di Pohuwato, terutama jajaran pemerintah daerah di bawah kepemimpinan Saipul Mbuinga, untuk bergerak dalam satu ritme percepatan.

“Kalau ada hal yang perlu dipercepat, segera dipercepat. Pemerintah pusat sudah memberikan fasilitas, sekarang tinggal bagaimana kita di daerah menyelesaikannya bersama,” tegasnya.

Program pencetakan sawah di Kecamatan Randangan ini akan dilaksanakan secara bertahap, mengikuti kondisi lapangan dan kesiapan teknis, dengan target utama menjadikan Pohuwato sebagai salah satu sentra produksi pangan andalan di Provinsi Gorontalo. (*)

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved