PEMPROV GORONTALO
Trik Dinas PPPA Provinsi Gorontalo Tekan Angka Pernikahan Anak
Setelah sempat menempati peringkat ke-5 nasional sebagai daerah dengan angka pernikahan anak tertinggi pada 2021,
Penulis: Herjianto Tangahu | Editor: Wawan Akuba
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/KADIS-P3A-Provinsi-Gorontalo_2025-05-19_at_14_57_48jpeg.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo -- Setelah sempat menempati peringkat ke-5 nasional sebagai daerah dengan angka pernikahan anak tertinggi pada 2021, Provinsi Gorontalo kini menunjukkan tren penurunan.
“Sekarang sudah di posisi 11, syukur tapi kita belum merasa puas,” ungkap Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPA) Provinsi Gorontalo, Yana Yanti Suleman, Selasa (30/9/2025).
Ia menyebut hal ini merupakan hasil dari program yang melibatkan banyak pihak, termasuk desa ramah perempuan dan peduli anak.
Menurut Yana, menurunkan angka perkawinan anak harus terus diupayakan karena dampaknya sangat serius terhadap masa depan anak.
“Pernikahan anak ini harusnya dicegah. Pernikahan anak adalah merampas masa depan sang anak,” tegasnya.
Yana menyoroti fenomena di mana anak yang dinikahkan kerap dijanjikan akan tetap bersekolah.
Namun, kenyataannya sangat sedikit yang benar-benar kembali ke bangku pendidikan.
“Dinikahkan saja nanti kembali ke sekolah, tapi kenyataan itu tidak ada. Sedikit saja yang kembali ke sekolah,” jelasnya.
Meski angka pernikahan anak menurun, persoalan dispensasi nikah masih menjadi perdebatan.
Yana menilai rekomendasi yang dikeluarkan oleh Pengadilan Agama melalui KUA seakan menjadi jalan keluar untuk membenarkan pernikahan anak.
Ia memandang harusnya yang mendapat rekomendasi dispensasi nikah adalah mereka yang sudah hamil.
"Maka screeningnya di puskesmas memang harus benar-benar tes jangan hanya pengakuan,” ujarnya.
Menurutnya, jika hasil tes tidak menunjukkan kehamilan, maka langkah yang lebih tepat adalah pembinaan dan edukasi.
“Di tahap itu kolaborasinya adalah Puskesmas, Dinas Kesehatan, Kementerian Agama, dan Dinas PPA,” kata Yana.
Sebelumnya, pada momentum Hari Anak Nasional ke-41 di MAN 1 Kota Gorontalo, Rabu (23/7/2025), Yana menyinggung tingginya angka pernikahan anak di Gorontalo.
| Atasi Kemacetan Simpang Lima Telaga, Pemprov Gorontalo Mulai Studi Kelayakan Pembangunan Flyover |
|
|---|
| Refleksi 1 Tahun Kepemimpinan Gusnar-Idah: Pemprov Gorontalo Serahkan Bantuan Komunitas Bentor |
|
|---|
| Sederet Capaian Satu Tahun Gusnar Ismail - Idah Syahidah Pimpin Provinsi Gorontalo |
|
|---|
| Sinergi BI dan Pemprov Gorontalo, 288 Pelaku Usaha Ramaikan Bazar Ramadan 2026 |
|
|---|
| Bertahun-Tahun jadi Wacana, Embarkasi Haji Penuh Gorontalo Masuk Tahap Pembangunan Anggaran Rp40 M |
|
|---|