Jumat, 20 Maret 2026

Tribun Podcast

Cerita Idah Syahidah, Wagub Gorontalo: Awalnya ASN hingga Terjun ke Dunia Politik

Wakil Gubernur Gorontalo Idah Syahidah saat hadiri podcast di Studio TribunGorontalo.com yang dipandu Jurnalis TribuGorontalo Prailla Karauwan

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Herjianto Tangahu | Editor: Aldi Ponge

“Komisi VIII ini berhubungan dengan dunia akhirat, di situ ada Kementerian Agama, Sosial, BNPB, Baznas, PPKH,” bebernya.

Kisah Idah menunjukkan bahwa perempuan juga mampu mengukir jalan politiknya sendiri, bahkan setelah mengorbankan kenyamanan sebagai ASN.

Rutin Turun Lapanga Serap Banyak Keluhan dan Aspirasi

Di balik kesibukannya sebagai pejabat daerah, Wakil Gubernur Gorontalo, Idah Syahidah, tetap memberi ruang untuk mendengar suara rakyat.

Idah mengaku sering menerima audiensi dari berbagai kalangan, mulai dari masyarakat umum, komunitas, organisasi LSM, hingga lembaga pendidikan.

“Oh banyak, banyak banget meliputi masyarakat, komunitas, organisasi LSM, lembaga pendidikan, dan banyak lagi yang minta audiensi ke saya,” tuturnya.

Bagi Idah, mendengar langsung keluhan masyarakat adalah bagian penting dari kepemimpinan. 

Namun, ia tidak ingin bekerja sendiri. Karena itu, setiap kali audiensi, ia melibatkan OPD terkait agar aspirasi yang masuk bisa segera ditindaklanjuti.

“Misalnya hubungan dengan UMKM, saya panggil Disperindag. Hubungannya dengan kesehatan, saya panggil Kadinkes. Jadi saya selalu didampingi,” jelasnya.

Idah menambahkan, tidak semua aspirasi bisa langsung dipenuhi. 

Efisiensi anggaran menjadi salah satu faktor penghambat. Meski begitu, ia memastikan program prioritas tetap berjalan. 

Sebagian sudah terealisasi, sebagian masih dalam proses, dan sebagian lainnya diusulkan untuk tahun depan.

“Sehingga ini perlu sebuah pengertian juga dari masyarakat untuk program-program tersebut,” katanya.

Idah pun menegaskan dirinya terbuka pada semua kalangan. 

Bahkan, ketika mahasiswa menggelar demonstrasi, ia memilih hadir untuk mendengar langsung tuntutan mereka.

“Dalam undangan saat demonstrasi, saya memenuhi panggilan mahasiswa dan ingin mendengar langsung tuntutan mereka,” ungkapnya.

Sikap terbuka ini menurutnya adalah kunci menjaga komunikasi antara pemerintah dan rakyat, agar pembangunan bisa berjalan seiring dengan harapan masyarakat. (*/Jian)


 

 

 
 
 
 
 

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Jadwal Imsakiyah
Jumat, 20 Maret 2026 (30 Ramadan 1447 H)
Kota Gorontalo
Imsak 04:28
Subuh 04:38
Zhuhr 11:59
‘Ashr 14:59
Maghrib 18:02
‘Isya’ 19:10

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved