BKKBN Gorontalo
City Harvest dan BKKBN Salurkan Bantuan Nutrisi untuk Keluarga Resiko Stunting di Tilango Gorontalo
Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Gorontalo, Diano Tino Tandaju, menegaskan agar bantuan nutrisi yang diberikan benar-benar sampai
Penulis: Jefry Potabuga | Editor: Wawan Akuba
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/BKKBN-GORONTALO-Kepala-Perwakilan-BKKBN-Provinsi-Gorontalo-Diano-Tino-Tandaju.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo – The City Harvest Singapore dan BKKBN Gorontalo bekerjasama salurkan bantuan nutrisi untuk keluarga sesiko stunting di Desa Ilotidea, Kecamatan Tilango, Kabupaten Gorontalo, Provinsi Gorontalo pada Senin (22/9/2025).
Amatan TribunGorontalo.com, suasana kegiatan berlangsung penuh keakraban. Sejumlah ibu-ibu datang bersama anak-anak mereka.
Ada yang menggendong balita, ada pula yang menggandeng anak usia sekolah.
Baca juga: BKKBN Gorontalo dan City Harvest Beri Bantuan Nutrisi untuk Ibu Hamil Berisiko Stunting di Gorut
Ketika bantuan dibagikan, raut wajah ceria terlihat jelas, terutama pada anak-anak yang tampak antusias menerima paket berisi biskuit, susu, dan kebutuhan nutrisi lainnya.
Bantuan tersebut diharapkan dapat mengurangi risiko kekurangan gizi yang berdampak pada stunting, sekaligus meringankan beban kebutuhan harian keluarga.
Diketahui ada sebanyak 127 warga yang menerima manfaat bantuan ini.
Program tersebut merupakan hasil kerja sama lintas pihak, termasuk dukungan dari City Harvest Singapore yang turut menginisiasi penyaluran bantuan di Gorontalo.
Ketua Tim City Harvest Singapore, Aris Zulkarnaen, menyampaikan bahwa pihaknya hadir di Gorontalo sebagai bentuk kepedulian dan kerja sama lintas negara dalam membantu masyarakat yang membutuhkan.
“Kami memiliki visi dan misi untuk menjadi berkat dimanapun kami berada. Mendengar statistik yang disampaikan tadi, saya merasa sangat tersentuh dan yakin bahwa ini adalah langkah yang tepat. Warga di sini benar-benar membutuhkan dukungan,” ujar Aris.
Menurutnya, bantuan yang diberikan bukan hanya untuk masyarakat perkotaan, tetapi juga menyasar desa-desa yang jauh dari pusat perhatian.
“Masyarakat yang tinggal jauh dari kota kadang tidak mendapatkan akses bantuan yang memadai. Itu sebabnya kami tergerak untuk hadir di sini,” jelasnya.
Aris menambahkan, langkah City Harvest selalu sejalan dengan kebijakan pemerintah daerah serta BKKBN.
“Kami punya beban yang sama dengan pemerintah, yaitu bagaimana mengasihi dan membantu sesama. Kerja sama lintas pihak ini sangat penting agar bantuan bisa sampai kepada keluarga yang benar-benar membutuhkan,” ungkapnya.
Ia pun mengapresiasi pemerintah desa, kecamatan, hingga provinsi yang telah membuka ruang kolaborasi.
“Kami berterima kasih kepada semua pihak yang telah mau berkoordinasi dengan baik, sehingga penyaluran bantuan ini berjalan lancar. Semoga apa yang diberikan bisa benar-benar bermanfaat bagi keluarga, khususnya para ibu dan anak-anak,” tutup Aris.
Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Gorontalo, Diano Tino Tandaju, menegaskan agar bantuan nutrisi yang diberikan benar-benar sampai dan dimanfaatkan oleh keluarga berisiko stunting.
Diano menekankan pentingnya ketulusan dan komitmen semua pihak dalam upaya penurunan stunting di Gorontalo.
Ia mengingatkan penerima agar bantuan tidak dijual, melainkan dikonsumsi demi kesehatan keluarga.
“Bantuan ini diberikan dengan ikhlas untuk kemanusiaan. Tolong dimanfaatkan, jangan sampai dijual. Karena tujuan utamanya adalah untuk pemenuhan gizi keluarga,” ujar Diano.
Ia juga menyampaikan rasa terima kasih kepada dinas terkait, para tokoh masyarakat, serta pihak yang telah membantu penyaluran program tersebut.
Menurutnya, koordinasi lintas sektor menjadi kunci agar penanganan stunting bisa berjalan efektif.
“Ini komitmen kami untuk membangun Gorontalo. Kami sedih melihat masih banyak keluarga yang perlu dibantu. Insya Allah dalam waktu dekat kami akan terus berkoordinasi dengan ibu kadis dan tenaga kesehatan untuk mencari langkah-langkah lanjutan,” tambahnya.
Diano berharap, bantuan nutrisi seperti telur dan bahan pangan lainnya benar-benar dirasakan manfaatnya oleh keluarga yang membutuhkan.
“Yang terpenting adalah sampai ke keluarga yang sudah dan berisiko stunting,” tegasnya.
Wakil Gubernur (Wagub) Gorontalo, Idah Syaidah, dalam kesempatan yang sama mengingatkan pentingnya perhatian orang tua terhadap tumbuh kembang anak sejak dini.
Menurutnya, bantuan yang disalurkan harus dimanfaatkan dengan baik.
“Untuk ibu-ibu, jangan dijual lagi bantuannya. Ini bisa digunakan sendiri demi tumbuh kembang anak-anak. Jangan sampai anak-anak kita kekurangan gizi,” ujar Idah.
Ia juga mengapresiasi para orang tua yang telah berkomitmen mendukung program penurunan angka stunting di Gorontalo.
“Saya senang melihat kebahagiaan anak-anak. Orang tua pun harus terus mendampingi agar mereka sehat dan cerdas,” tambahnya.(***/Jefri)
| Bantuan Nutrisi untuk Ibu Hamil, Kepala BKKBN Gorontalo Optimistis Angka Stunting Bisa Turun |
|
|---|
| BKKBN Gorontalo dan City Harvest Beri Bantuan Nutrisi untuk Ibu Hamil Berisiko Stunting di Gorut |
|
|---|
| BKKBN Gorontalo Bersama City Harvest Singapura Beri Bantuan Nutrisi untuk 150 Keluarga |
|
|---|
| BKKBN Gorontalo Gelar Harganas Awal Juli 2025, UMKM dan Hiburan Rakyat Meriahkan Even |
|
|---|
| BKKBN Gorontalo Gelar Rapat Koordinasi Teknis Pengukuran dan Intervensi Serentak Pencegahan Stunting |
|
|---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.