Gorontalo Hari Ini
Marak Demonstrasi, GP Ansor Gorontalo Gelar Doa Bersama
Pengurus Wilayah (PW) Gerakan Pemuda Ansor Gorontalo menginisiasi doa bersama untuk keselamatan bangsa.
Penulis: Herjianto Tangahu | Editor: Fadri Kidjab
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Ketua-PW-GP-Ansor-Gorontalo-Zulkarnain-Ahmad.jpg)
"Yang terpenting adalah menyampaikan aspirasi yang baik kepada pemerintah," pungkasnya.
Baca juga: Polda Gorontalo Siagakan 800 Personel untuk Aksi Mahasiswa Senin Besok
PWNU Gorontalo tegaskan peran agama
Sementara itu, Katib Syuriah Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Gorontalo, Abdullah Aniq Nawawi, menegaskan perlunya peran agama dalam meredam gejolak sosial dan menjadikannya landasan moral dalam setiap kebijakan negara.
Pernyataan Abdullah ini disampaikan setelah Presiden Prabowo Subianto bertemu dengan 16 organisasi masyarakat (ormas) Islam di Hambalang, Bogor, pada Sabtu (30/8/2025).
Pertemuan tersebut membahas kondisi bangsa dan persatuan umat di tengah maraknya aksi unjuk rasa.
Menurut Abdullah, NU sejak awal telah menginstruksikan seluruh pengurusnya untuk menenangkan masyarakat.
Namun, ia mengingatkan bahwa ormas agama tidak boleh hanya dimanfaatkan ketika situasi memanas.
“Kami tidak mau ormas agama hanya selalu dijadikan 'bumper' ketika kondisi memanas. Agama harus menjadi roda penggerak dan spirit dalam memutuskan kebijakan publik,” ujar Abdullah kepada TribunGorontalo.com pada Minggu (31/8/2025).
Ia menilai stabilitas sosial dan politik tidak akan tercapai tanpa keadilan dan kesejahteraan masyarakat.
Abdullah menyebut, aksi massa yang marak belakangan ini adalah akumulasi dari kekecewaan rakyat terhadap kebijakan yang dinilai tidak berpihak.
“Ketika mereka melakukan hal-hal yang mengagetkan kita semua, artinya ada akumulasi kekecewaan dan penderitaan yang mereka rasakan,” tukasnya.
(Tribungorontalo.com/ht)