Sabtu, 21 Maret 2026

Viral Gorontalo

Pesta DJ di Tengah Banjir Hulawa Tuai Kecaman DPRD Gorontalo, Perusahaan Diminta Tegas Beri Sanksi

Video pesta dengan iringan musik DJ di lingkungan perusahaan tambang emas PT Merdeka Gold Resources Tbk

Tayang:
Penulis: Herjianto Tangahu | Editor: Fadri Kidjab
zoom-inlihat foto Pesta DJ di Tengah Banjir Hulawa Tuai Kecaman DPRD Gorontalo, Perusahaan Diminta Tegas Beri Sanksi
TribunGorontalo.com
PESTA DJ -- Kolase foto Mikson Yapanto dan tangkapan video viral. Anggota DPRD Provinsi Gorontalo mengomentari perihal pesta DJ oleh perusahaan tambang emas di Pohuwato. 

“Itu sudah menjadi kewajiban. Dari luar daerah saja turut membantu, apalagi mereka yang berusaha di wilayah tersebut,” katanya.

Ia juga menyebut kemungkinan pemanggilan pihak perusahaan akan dibicarakan di tingkat lembaga DPRD Provinsi Gorontalo.

Anggota DPRD Provinsi Gorontalo lainnya, Mikson Yapanto, juga menyesalkan kejadian tersebut. Ia menyebut pesta itu merupakan inisiatif oknum pegawai internal perusahaan.

“Ini inisiatif pegawai di dalam,” kata Mikson.

Baca juga: Kronologi Penikaman di Cafe Starlight Gorontalo, Pria 30 Tahun Sempat Cekcok sebelum Tewas

PARTY -- Viral pegawai perusahaan emas di Pohuwato, Gorontalo, party di tengah momen banjir di Hulawa.
PARTY -- Viral pegawai perusahaan emas di Pohuwato, Gorontalo, pesta DJ di tengah momen banjir di Hulawa. (Tangkapan layar video)

Ia mengungkapkan bahwa dirinya telah menghubungi direktur perusahaan saat kejadian berlangsung, dan pegawai yang terlibat sudah diberhentikan.

Mikson menilai pesta tersebut sangat tidak pantas dilakukan di tengah kondisi masyarakat yang sedang tertimpa banjir.

“Harus ada sedikit kepedulian,” ujarnya.

Meski demikian, Mikson mengakui perusahaan telah menunjukkan kepedulian dengan menyalurkan bantuan kepada warga terdampak banjir. Ia menilai kepedulian eksternal seharusnya sejalan dengan kepedulian internal.

Politisi Nasdem ini menambahkan, perusahaan juga melakukan upaya teknis di lapangan, seperti membersihkan saluran air dan membantu warga, yang patut diapresiasi.

Terkait penyebab banjir, Mikson menegaskan bahwa berdasarkan hasil peninjauan, aktivitas pertambangan berjalan sesuai ketentuan dan berada di bawah pengawasan negara.

“Perusahaan jelas diawasi negara. Saat kunjungan Komisi II lalu, terlihat ada tahapan proses sehingga air bisa keluar,” ujarnya.

Sebagai upaya pencegahan, perusahaan juga melakukan reboisasi di beberapa lereng.

“Sehingga air ketika turun bukan lagi dalam bentuk lumpur,” pungkasnya.
 
Sebelumnya, video pesta DJ di area perusahaan tambang emas PT Merdeka Gold Resources Tbk (MGR) viral di media sosial dan memicu kemarahan publik.

Peristiwa itu dinilai mencederai rasa empati dan sensitivitas sosial perusahaan terhadap masyarakat yang tengah terdampak banjir di Desa Hulawa.

Setelah menuai gelombang kritik, pihak perusahaan menyampaikan permintaan maaf secara tertulis. Dokumen PDF yang beredar luas berisi pernyataan manajemen Pani Gold Mine, salah satu unit operasi MGR.

Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved