Pemkab Pohuwato
Kesulitan Keuangan, Ketua DPRD Beni Nento Sebut Pohuwato Gelap Tahun 2026
Kabupaten Pohuwato, Provinsi Gorontalo dipastikan memasuki tahun 2026 dengan kondisi fiskal yang sangat
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Bundaran-Pohuwato.jpg)
Ringkasan Berita:
- APBD Pohuwato 2026 dipastikan tanpa anggaran hibah dan membuat berbagai kegiatan serta dukungan organisasi tidak dapat dilaksanakan.
- Kondisi fiskal yang ketat juga menyebabkan pembangunan fisik hampir tidak bisa berjalan, kecuali proyek Kantor Bupati yang dibiayai pusat.
- Situasi ini membuat event besar seperti Porprov 2026 terancam batal dan Pohuwato memasuki tahun anggaran yang disebut sebagai “tahun gelap.”
TRIBUNGORONTALO.COM — Kabupaten Pohuwato, Provinsi Gorontalo dipastikan memasuki tahun 2026 dengan kondisi fiskal yang sangat berat.
Tidak hanya seluruh anggaran hibah dihapus, tetapi juga hampir seluruh proyek pembangunan fisik dipastikan tidak dapat dijalankan.
Situasi ini mengemuka dalam Rapat Paripurna ke-28 DPRD Pohuwato dengan agenda Pembicaraan Tingkat II dan penandatanganan persetujuan bersama Raperda APBD 2026, Selasa (25/11/2025).
Baca juga: Kadispar Gorontalo Aryanto Husain Sementara Rangkap Jabatan jadi Kadispora gantikan Danial
Rapat dipimpin Ketua DPRD Beni Nento bersama Wakil Ketua I Hamdi Alamri dan dihadiri lengkap oleh para anggota dewan, Wakil Bupati Iwan S Adam, serta pimpinan OPD.
Usai memimpin jalannya rapat, Beni membeberkan fakta mengejutkan. Kata dia, Pohuwato tidak mengalokasikan satu rupiah pun untuk hibah pada 2026.
“Tidak ada hibah. Mau PKK, tidak ada hibah,” tegas Beni.
Ia memastikan keputusan itu adalah hasil final dari pembahasan panjang bersama TAPD dan Banggar.
Menurutnya, pos-pos hibah yang sempat ditandai selama pembahasan akhirnya benar-benar dihapus atas nama efisiensi anggaran.
Hanya satu lembaga yang tetap mendapatkan alokas, yakni Badan Narkotika Nasional (BNN).
Selebihnya, semua organisasi kemasyarakatan, lembaga lokal, hingga event besar daerah tidak lagi menerima dukungan dana hibah.
Baca juga: Sempat Bikin Wali Kota Gorontalo Geram, RS Multazam Jawab Isu Tolak Pasien
Konsekuensinya langsung terasa. Beni mengungkapkan bahwa Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) 2026 yang dijadwalkan digelar di Pohuwato hampir pasti batal karena daerah tidak mampu menyediakan anggaran penyelenggaraan.
Tak hanya hibah, sektor pembangunan fisik pun terpukul. Beni menyatakan bahwa kabupaten hampir tak bisa mengerjakan proyek infrastruktur apa pun sepanjang 2026, kecuali pembangunan Kantor Bupati yang menggunakan dana pusat.
“Jadi 2026 Pohuwato gelap,” ujar Beni menegaskan gambaran kelam kondisi fiskal tahun mendatang.
(*)