Kamis, 5 Maret 2026

Berita Viral

Terungkap Alasan Timothy Anugerah, Mahasiswa Unud Sering Dibully Rekan Sesama Mahasiswa hingga Tewas

Kasus tewasnya mahasiswa Unud Timothy Anugerah makin terungkap. Ia diduga sering dibully oleh rekan sesama mahasiswa sebelum meninggal dunia.

Tayang:
Editor: Prailla Libriana Karauwan
zoom-inlihat foto Terungkap Alasan Timothy Anugerah, Mahasiswa Unud Sering Dibully Rekan Sesama Mahasiswa hingga Tewas
ISTIMEWA
6 PEMBULLY TIMOTHY - Timothy Anugerah Saputra mahasiswa semester VII Jurusan Sosiologi FISIP Unud, tewas setelah jatuh dari lantai 4 Gedung FISIP pada Rabu (15/10/2025) pagi. Kasus tewasnya mahasiswa Unud Timothy Anugerah makin terungkap. Ia diduga sering dibully oleh rekan sesama mahasiswa sebelum meninggal dunia. 

TRIBUNGORONTALO.COM -- Kasus meninggalnya Timothy Anugerah Saputera, mahasiswa Kedokteran Universitas Udayana Bali kini menjadi sorotan publik.

Timothy tewas usai jatuh dari lantai 4 Gedung Fakultas Ilmu sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Udayana (Unund) pukul 09.00 WIB, Rabu (15/10/2025).

Disebut dirinya berani melompat dari ketinggian itu karena diduga kerap menjadi sasaran bullying oleh rekan sesama mahasiswa.

Informasi ini muncul setelah pihak kampus melakukan intvestigasi internal terkait dugaan itu.

Dugaan itu diperkuat dengan kesaksian sejumlah temannya yang menyebut Timothy sering mendapat perlakuan yang tidak menyenangkan selama menjalani program koas atau profesi dokter muda.

Dilansir dari TribunnewsBogor.com, Setelah ia tewas, ada sejumlah mahasiswa FISIP angkatan 2023 yang membully di sebuah grup WhatsApp.

Hal tersebut menimbulkan asusmsi bahwa sebenarnya selama kuliah pun mahasiswa lain memperlakukan Timmy seperti itu.

Bahkan beredar isu penyebab Timothy Anugerah Saputra melompat dari lantai 4 karena tertekan bullyan mahasiswa lain.

Baca juga: Imbas Kasus Kematian Timothy Anugerah, 3 Mahasiswa Koas Unud Resmi Dikeluarkan dari Rumah Sakit

Ayahnya, Lukas Triana Putra mengatakan selama 7 semester kuliah  di Unud Timmy memang tidak bercerita tentang pembullyan.

"Selama ini sih saya tidak mendengar," katanya.

Selama 5 bulan terakhir Timmy memang tinggal bersama ibunya di Bali.

Sedangkan Lukas menetap di Bandung.

Atas adanya kondisi jarak ini, keduanya hanya bisa berkomunikasi lewat telepon.

"Saya menanyakan selalu apa ada masalah di kampus ? Apa ada masalah dengan teman-teman Timmy ?" katanya saat diwawancara Kompas TV.

Lukas menceritakan kondisi Timmy yang sempat speed delay atau terlambat bicara saat kecil.

Sumber: Tribun Bogor
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Jadwal Imsakiyah
Kamis, 05 Maret 2026 (15 Ramadan 1447 H)
Kota Gorontalo
Imsak 04:32
Subuh 04:42
Zhuhr 12:03
‘Ashr 15:13
Maghrib 18:06
‘Isya’ 19:14

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved