LPG Nonsubsidi Naik
BBM dan LPG Nonsubsidi Kompak Naik, Beban Kelas Menengah Makin Berat!
Kenaikan BBM dan LPG nonsubsidi bikin kelas menengah terjepit. Tak dapat subsidi, tapi beban hidup melonjak di tengah harga kebutuhan yang ikut naik.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/gas-lpg-3-kg-subsidi-tepat.jpg)
“Kalau begini kan berat ya, pengeluaran jadi membengkak, menyulitkan lah gitu,” katanya.
Pudji berharap pemerintah dapat mengendalikan harga kebutuhan pokok agar tidak terus meningkat di tengah ketidakpastian global.
“Ya semoga bisa terkendali lagi lah, enggak naik-naik terus biar enggak semakin menyusahkan,” ujarnya.
Terdesak kondisi, sebagian warga mulai mempertimbangkan kembali penggunaan LPG subsidi 3 kg.
Michael, misalnya, mengaku akan beralih sementara karena masih memiliki tabung subsidi, meski sadar distribusinya sering tidak stabil.
Di sisi lain, Pudji mulai melirik LPG ukuran 5,5 kg sebagai alternatif agar pengeluaran tidak terus membengkak. Ia juga berupaya menghemat pemakaian gas dalam keseharian.
Berdasarkan data dari Pertamina Patra Niaga per 19 April 2026, harga Bright Gas 12 kg di wilayah Jawa seperti Jawa Tengah, DKI Jakarta, hingga Jawa Timur kini mencapai sekitar Rp228.000 per tabung, naik dari sebelumnya sekitar Rp192.000.
Di wilayah Sumatera seperti Aceh hingga Jambi, harga bahkan menyentuh Rp230.000 per tabung.
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menegaskan bahwa LPG 12 kg merupakan produk nonsubsidi yang diperuntukkan bagi masyarakat mampu.
“Saya mau tanya, kalau nonsubsidi itu untuk orang kaya atau untuk orang susah? Orang mampu kan,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa pemerintah tetap hadir membantu masyarakat, namun prioritas subsidi diberikan kepada kelompok kurang mampu.
Sementara itu, harga LPG nonsubsidi mengikuti mekanisme pasar.
Bahlil juga memastikan bahwa harga LPG subsidi 3 kg tidak mengalami kenaikan, sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto.
Namun, ia mengingatkan agar masyarakat mampu tidak menggunakan LPG subsidi, sehingga penyaluran bantuan tetap tepat sasaran. (*)
Artikel ini telah tayang di TribunKaltim.co