Berita menarik
Pedagang Mulai Buka Lapak di Pasar Senggol Kota Gorontalo di Pertengahan Ramadan
Aktivitas Pasar Senggol di Kota Gorontalo mulai terlihat menjelang pertengahan Ramadan 1447 Hijriah. Sejumlah pedagang sudah membuka lapak mereka
Penulis: Jefry Potabuga | Editor: Wawan Akuba
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/PASAR-SENGGOL-Suasana-di-lorong-lorong-Pasar-Senggol-Kota-Gorontalo.jpg)
Saat ditanya soal pakaian Lebaran, Isma mengaku dirinya lebih sering membeli di toko atau melalui pesanan secara online.
“Kalau pakaian Lebaran biasanya saya dan keluarga beli di toko-toko atau pesan online. Tapi kadang juga beli di pasar,” katanya.
Sebelumnya Pemerintah Kota Gorontalo memperkirakan jumlah lapak Pasar Senggol yang akan dibuka tahun ini mencapai sekitar 269 unit.
Lapak tersebut rencananya tersebar di lima titik lokasi, yakni empat ruas jalan di Kelurahan Biawao dan satu titik di Kelurahan Limba B.
Jumlah tersebut masih bersifat perkiraan karena dapat berubah mengikuti kondisi di lapangan.
Terkait biaya sewa lapak, pemerintah tidak menetapkan tarif khusus bagi para pedagang.
“Biaya sesuai arahan Pak Wali Kota tidak dipatok berapa. Jadi disesuaikan dengan kemampuan pedagang,” ujarnya.
Dengan mulai dibukanya Pasar Senggol, para pedagang berharap jumlah pengunjung akan meningkat sehingga aktivitas jual beli dapat berjalan lebih ramai seperti pada tahun-tahun sebelumnya.(*)