Berita Nasional
Aniaya Kakak hingga Meninggal, Pelajar di Jakut Terancam 15 Tahun Penjara
Kasus penganiayaan yang menewaskan seorang pemuda di kawasan Kelapa Gading, Jakarta Utara, memasuki babak baru.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/KESAKSIAN-IBU-Ibu-korban-penganiayaan-antar-saudara-kandung.jpg)
Menurut Nurul, selama tujuh bulan terakhir kedua anaknya tidak lagi berkomunikasi maupun bertemu dengan ayah mereka.
Ia juga membantah adanya perlakuan pilih kasih yang disebut-sebut menjadi pemicu pertengkaran.
Ia menegaskan perhatian justru lebih banyak diberikan kepada MAH karena kondisi kesehatannya yang kerap mengalami gangguan lambung dan membutuhkan pengobatan.
Nurul menyebut kedua anaknya dikenal sebagai pribadi yang baik dan tumbuh dalam lingkungan pendidikan agama.
“Kedua-duanya anak baik. Rajin salat, mengaji, dan puasa. Ini murni karena emosi dan miskomunikasi yang terjadi sangat cepat,” katanya.
Kronologi Kejadian
Berdasarkan keterangan yang dihimpun, pertengkaran bermula dari persoalan sepele, yakni korban meletakkan perlengkapan mandi dan handuk di kamar pelaku.
Teguran dari sang ibu tidak meredakan situasi.
Pelaku kemudian mengambil palu dari dapur dan memukul kepala korban saat korban sedang memberi makan hewan peliharaan.
Polisi menyebut pemukulan terjadi berulang kali hingga korban tersungkur dan mengalami luka fatal.
Penyidik masih terus mendalami motif serta rangkaian peristiwa yang berujung pada penganiayaan maut tersebut. (*)
| Perjanjian Dagang Indonesia dan Amerika Dikritik Dewan Pers, Dinilai Bertentangan dengan UU Pers |
|
|---|
| Vlog di Rumah Duka Vidi Aldiano Tuai Kritik, Sule Akhirnya Minta Maaf dan Hapus Videonya |
|
|---|
| Ada 4 Simulator Berkuda di Markas Polisi Satwa Depok, Harga per Unit Rp1 Miliar |
|
|---|
| 252 Dapur MBG Ditutup Sementara Gara-gara Belum Penuhi Standar Sanitasi dalam 30 Hari |
|
|---|
| Nama Komisioner Ombudsman Muncul dalam Pengusutan Kasus Minyak Goreng |
|
|---|