Khazanah Islam
Bacaan Niat dan Tata Cara Salat Dhuha 2 Rakaat Lengkap dengan Doa dan Keutamaannya
Lengkap bacaan niat, tata cara Sholat Dhuha 2 rakaat, doa setelah sholat, hingga keutamaannya sebagai pembuka rezeki dan penghapus dosa.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Seorang-pria-tengah-menunaikan-salat.jpg)
3. Ruku' dengan tumakninah lalu membaca:
سُبْحَانَ رَبِّىَ الْعَظِيمِ وَبِحَمْدِهِ
Subhana rabbiyal azimi wabi hamdih.
Artinya: Maha Suci Rabbku yang Maha Agung dan segala puji bagi-Nya.
Baca juga: Bacaan Niat Salat Tarawih Sendiri di Rumah, Lengkap Doa Setelah Witir
4. I'tidal dengan tumakninah lalu membaca:
سَمِعَ اللهُ لِمَنْ حَمِدَهُ
Sami Allahu liman hamidah.
Artinya: Allah mendengar siapa saja yang memuji-Nya.
رَبَّنَا وَلَكَ الْحَمْدُ
Rabbana walakal hamdu.
Artinya: Rabb kami, milik-Mu segala pujian
5. Sujud dengan tumakninah lalu membaca
سُبْحَانَ رَبِّىَ الْأَعْلَى وَبِحَمْدِهِ
Subhaana robbiyal ‘a’la wabihamdih.
Artinya, “Mahasuci Tuhanku yang Mahatinggi dan segala puji bagi-Nya.“
6. Duduk di antara dua sujud lalu membaca:
رَبِّ اغْفِرْ لِيْ وَارْحَمْنِيْ وَاجْبُرْنِيْ وَارْفَعْنِيْ وَارْزُقْنِيْ وَاهْدِنِيْ وَعَافِنِيْ وَاعْفُ عَنِّيْ
Rabbighfirlii warhamnii wajburnii warfa’nii warzuqnii wahdinii wa ‘aafinii wa’fu ‘annii.
Artinya:, “Ya Allah, ampunilah aku, kasihanilah aku, cukupilah aku, angkatlah derajatku, berikanlah rejeki kepadaku, berikanlah petunjuk kepadaku, berilah kesehatan kepadaku dan ampunilah aku.”
7. Sujud lalu membaca
سُبْحَانَ رَبِّىَ الْأَعْلَى وَبِحَمْدِهِ
Subhaana robbiyal ‘a’la wabihamdih.
Artinya, “Mahasuci Tuhanku yang Mahatinggi dan segala puji bagi-Nya.“
8. Tasyahud Akhir dengan tuma’ninah
Berikut bacaan Tasyahud Akhir:
التَّحِيَّاتُ الْمُبَارَكَاتُ الصَّلَوَاتُ الطَّيِّبَاتُ لِلَّهِ السَّلاَمُ عَلَيْكَ أَيُّهَا النَّبِىُّ وَرَحْمَةُ اللَّهِ وَبَرَكَاتُهُ السَّلاَمُ عَلَيْنَا وَعَلَى عِبَادِ اللَّهِ الصَّالِحِينَ , أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللَّهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُولُهُ , اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ ، وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ ، كَمَا صَلَّيْتَ عَلَى إِبْرَاهِيمَ وَعَلَى آلِ إِبْرَاهِيمَ ، إِنَّكَ حَمِيدٌ مَجِيدٌ ، اللَّهُمَّ بَارِكْ عَلَى مُحَمَّدٍ ، وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ ، كَمَا بَارَكْتَ عَلَى إِبْرَاهِيمَ ، وَعَلَى آلِ إِبْرَاهِيمَ ، إِنَّكَ حَمِيدٌ مَجِيدٌ
At_Tahiyyaatul Mubaarakaatush Shalawaatuth Thoyyibaatulillaah. As_Salaamu’Alaika Ayyuhan Nabiyyu Wa Rahmatullaahi Wabarakaatuh, Assalaamu’Alaina Wa’Alaa Ibaadillaahishaalihiin.
Asyhaduallaa Ilaaha Illallaah, Wa Asyhadu Anna Muhammad Rasuulullaah.
Allaahumma Shalli’Alaa Muhammad, Wa’Alaa Aali Muhammad. Kamaa Shallaita Alaa Ibraahiim Wa Alaa Aali Ibraahiim.
Wabaarik’Alaa Muhammad Wa Alaa Aali Muhammad. Kamaa Baarakta Alaa Ibraahiim Wa Alaa Aali Ibraahiim, Fil’Aalamiina Innaka Hamiidum Majiid.
Artinya:
“Segala kehormatan, dan keberkahan, kebahagiaan dan kebaikan itu punya Allah. Keselamatan atas Nabi Muhammad, juga rahmat dan berkahnya. Keselamatan dicurahkan kepada kami dan atas seluruh hamba Allah yang sholeh.
Aku bersaksi tidak ada sesembahan yang berhak disembah kecuali Allah. Dan aku bersaksi bahwa Nabi Muhammad adalah utusan Allah.
“Ya Allah, limpahilah rahmat atas keluarga Nabi Muhammad.Seperti rahmat yang Engkau berikan kepada Nabi Ibrahim dan keluarganya.
Dan limpahilah berkah atas Nabi Muhammad beserta para keluarganya. Seperti berkah yang Engkau berikan kepada Nabi Ibrahim dan keluarganya. Engkaulah Tuhan yang sangat terpuji lagi sangat mulia diseluruh alam.”
9. Salam
10. Membaca doa sholat Dhuha.
Baca juga: 10 Amalan Sunah di Bulan Ramadan, Bisa Lipat Gandakan Pahala Puasa
Bacaan Surah Ad-Dhuha
Berikut bacaan Surah Ad-Dhuha dilansir Tribun-Timur.com dari TribunWow.com:
وَالضُّحٰىۙ
"Wad duhaa"
Artinya: "Demi waktu dhuha (ketika matahari naik sepenggalah),"
وَالَّيۡلِ اِذَا سَجٰىۙ
"Wal laili iza sajaa"
Artinya: "dan demi malam apabila telah sunyi,"
مَا وَدَّعَكَ رَبُّكَ وَمَا قَلٰىؕ
"Ma wad da'aka rabbuka wa ma qalaa"
Artinya: "Tuhanmu tidak meninggalkan engkau (Muhammad) dan tidak (pula) membencimu,"
وَلَـلۡاٰخِرَةُ خَيۡرٌ لَّكَ مِنَ الۡاُوۡلٰىؕ
"Walal-aakhiratu khairul laka minal-uula"
Artinya: "dan sungguh, yang kemudian itu lebih baik bagimu dari yang permulaan."
وَلَسَوۡفَ يُعۡطِيۡكَ رَبُّكَ فَتَرۡضٰىؕ
"Wa la sawfa y'utiika rabbuka fatarda"
Artinya: "Dan sungguh, kelak Tuhanmu pasti memberikan karunia-Nya kepadamu, sehingga engkau menjadi puas."
اَلَمۡ يَجِدۡكَ يَتِيۡمًا فَاٰوٰى
"Alam ya jidka yatiiman fa aawaa"
Artinya: "Bukankah Dia mendapatimu sebagai seorang yatim, lalu Dia melindungi(mu),"
وَوَجَدَكَ ضَآ لًّا فَهَدٰى
"Wa wa jadaka daal lan fahada"
Artinya: "dan Dia mendapatimu sebagai seorang yang kekurangan, lalu Dia memberikan kecukupan."
فَاَمَّا الۡيَتِيۡمَ فَلَا تَقۡهَرۡؕ
"Fa am mal yatiima fala taqhar"
Artinya: Maka terhadap anak yatim janganlah engkau berlaku sewenang-wenang.
وَاَمَّا السَّآٮِٕلَ فَلَا تَنۡهَرۡؕ
"Wa am mas saa-ila fala tanhar"
Artinya: "Dan terhadap orang yang meminta-minta janganlah engkau menghardik(nya)."
وَاَمَّا بِنِعۡمَةِ رَبِّكَ فَحَدِّثۡ
"Wa amma bi ni'mati rabbika fahad dith"
Artinya: "Dan terhadap nikmat Tuhanmu hendaklah engkau nyatakan (dengan bersyukur)."
Bacaan Doa Setelah Sholat Dhuha
Berikut bacaanbacaan doa setelah sholat dhuha atau doa sholat dhuha:
اَللّٰهُمَّ اِنَّ الضُّحَآءَ ضُحَاءُكَ وَالْبَهَاءَ بَهَاءُكَ وَالْجَمَالَ جَمَالُكَ وَالْقُوَّةَ قُوَّتُكَ وَالْقُدْرَةَ قُدْرَتُكَ وَالْعِصْمَةَ عِصْمَتُكَ اَللّٰهُمَّ اِنْ كَانَ رِزْقِى فِى السَّمَآءِ فَأَنْزِلْهُ وَاِنْ كَانَ فِى اْلاَرْضِ فَأَخْرِجْهُ وَاِنْ كَانَ مُعَسَّرًا فَيَسِّرْهُ وَاِنْ كَانَ حَرَامًا فَطَهِّرْهُ وَاِنْ كَانَ بَعِيْدًا فَقَرِّبْهُ بِحَقِّ ضُحَاءِكَ وَبَهَاءِكَ وَجَمَالِكَ وَقُوَّتِكَ وَقُدْرَتِكَ آتِنِىْ مَآاَتَيْتَ عِبَادَكَ الصَّالِحِيْنَ
Allahumma innad Dhuha-a Dhuha-uka, wal baha-a baha-uka, wal jamala jamaluka, wal quwwata quwwatuka, wal qudrota qudrotuka, wal ‘ismata ‘ismatuka.
Allahumma in kana rizqi fis sama-i fa-anzilhu, wa in kana fil ardhi fa akhrijhu, wa in kana mu’assaron fa yassirhu, wa in kana haroman fathohhirhu, wa in kana ba’idan faqorribhu, bihaqqi Dhuha-ika, wa baha-ika, wa jamalika, wa quwwatika, wa qudrotika, aatini ma atayta ‘ibadakas sholihin.
Artinya:
"Ya Allah, bahwasannya waktu Dhuha itu adalah waktu Dhuha-Mu, dan keagungan itu adalah keagungan-Mu, dan keindahan itu adalah keindahan-Mu, dan kekuatan itu adalah kekuatan-Mu, dan perlindungan itu adalah perlindungan-Mu.
Ya Allah, jika rizkiku masih di atas langit, maka turunkanlah, jika masih di dalam bumi, maka keluarkanlah, jika masih sukar, maka mudahkanlah, jika (ternyata) haram, maka sucikanlah, jika masih jauh, maka dekatkanlah,
Berkat waktu Dhuha, keagungan, keindahan, kekuatan dan kekuasaan-Mu, limpahkanlah kepada kami segala yang telah Engkau limpahkan kepada hamba-hambaMU yang sholeh".
Keutamaan Sholat Dhuha
Sebagai ibadah sunnah yang dikerjakan pada pagi hari, Sholat Dhuha memiliki berbagai keistimewaan yang sayang untuk dilewatkan. Berikut sejumlah keutamaannya:
1. Menggugurkan Dosa
Sholat Dhuha diyakini menjadi salah satu sebab dihapuskannya dosa. Dalam hadis riwayat Nabi Muhammad yang dicatat oleh Imam Muslim, disebutkan bahwa setiap pagi seluruh persendian manusia memerlukan sedekah, dan dua rakaat Dhuha dapat menggantikannya.
2. Membawa Kebaikan dan Kesejahteraan
Ibadah ini juga menjadi jalan meraih kebaikan dunia dan akhirat. Masih dalam riwayat Imam Muslim, dijelaskan bahwa tasbih, tahmid, tahlil, takbir, amar ma’ruf, nahi munkar, hingga dua rakaat Dhuha termasuk bentuk sedekah yang mendatangkan keberkahan hidup.
3. Mendatangkan Kelapangan Rezeki
Sholat Dhuha sering dikaitkan dengan kemudahan rezeki. Dalam hadis yang diriwayatkan Imam Ahmad, disebutkan bahwa setiap sendi tubuh memiliki kewajiban sedekah, dan dua rakaat Dhuha menjadi penyempurnanya, yang membawa keberkahan dalam aktivitas sehari-hari.
4. Berpahala Seperti Umrah
Keutamaan lain adalah pahala yang besar, bahkan disebut setara dengan umrah. Dalam riwayat Imam At-Tirmidzi, dijelaskan bahwa sholat sunnah di waktu Dhuha termasuk ibadah yang ganjarannya amat besar di sisi Allah SWT.
5. Dijanjikan Balasan Istimewa di Surga
Bagi yang menunaikan Sholat Dhuha hingga dua belas rakaat, terdapat janji balasan berupa istana di surga sebagaimana disebutkan dalam hadis riwayat Imam At-Tirmidzi.
Dengan berbagai keutamaan tersebut, Sholat Dhuha dapat menjadi amalan rutin di pagi hari untuk menambah pahala sekaligus memohon keberkahan hidup. (*)
Artikel ini telah tayang di Tribun-Timur.com dengan judul Bacaan Niat dan Tata Cara Salat Dhuha 2 Rakaat, https://makassar.tribunnews.com/lifestyle/1830056/bacaan-niat-dan-tata-cara-salat-dhuha-2-rakaat?page=4