Ramadan 2026
10 Amalan Sunah di Bulan Ramadan, Bisa Lipat Gandakan Pahala Puasa
Bulan Ramadan bukan sekadar momen menahan lapar dan dahaga dari fajar hingga terbenamnya matahari.
Ringkasan Berita:
- Ramadan adalah "ladang emas" untuk meraih keberkahan. Kualitas puasa tidak hanya ditentukan oleh ibadah wajib, tetapi juga oleh pengamalan sunah yang melipatgandakan pahala
- Terdapat sepuluh amalan yang dianjurkan (merujuk pada Syekh Nawawi al-Bantani), mulai dari teknis ibadah seperti sahur dan menyegerakan berbuka, hingga menjaga etika seperti menjaga lisan dan bersedekah.
- Selain aktivitas fisik, umat Islam ditekankan untuk menjaga kesucian (mandi sebelum fajar), memperdalam spiritualitas
TRIBUNGORONTALO.COM – Bulan Ramadan bukan sekadar momen menahan lapar dan dahaga dari fajar hingga terbenamnya matahari.
Lebih dari itu, bulan suci ini merupakan "ladang emas" bagi umat Islam untuk meraup keberkahan setinggi-tingginya melalui berbagai ibadah penunjang.
Setiap detik di bulan Ramadan memiliki nilai istimewa di sisi Allah SWT. Selain ibadah wajib, terdapat amalan-amalan sunah yang jika dikerjakan secara istikamah, diyakini dapat melipatgandakan pahala puasa seseorang secara signifikan.
Syekh Muhammad Ibnu ‘Umar Nawawi al-Bantani dalam kitab Nihayah al-Zain fi Irsyad al-Mubtadi’in, merinci setidaknya ada sepuluh kesunahan yang sangat dianjurkan untuk mengiringi ibadah puasa agar lebih sempurna.
Amalan-amalan ini menjadi pembeda antara puasa yang sekadar mendapatkan lapar, dengan puasa yang membuahkan ketakwaan hakiki. Menjalankannya berarti mengikuti jejak Rasulullah SAW dalam menghidupkan kemuliaan Ramadan.
Oleh karena itu, memahami dan mempraktikkan sunah-sunah ini adalah kunci bagi setiap muslim yang ingin mengoptimalkan sisa waktu di bulan suci ini. Keutamaan yang ditawarkan sangat besar, mulai dari keberkahan fisik hingga pembersihan jiwa.
Melansir dari NU Online, Berikut adalah 10 amalan sunah di bulan Ramadan yang dapat mempertebal pundi-pundi pahala Anda:
1. Makan Sahur
Sahur bukan sekadar sarapan pagi, melainkan ibadah yang mengandung keberkahan. Rasulullah SAW sangat menekankan umatnya untuk sahur meski hanya dengan seteguk air.
Allah dan malaikat-Nya bahkan bersalawat bagi mereka yang bersahur. Disunahkan pula untuk mengakhirkan waktu sahur menjelang azan subuh.
2. Menyegerakan Berbuka Puasa
Bergegas membatalkan puasa saat waktu magrib tiba adalah tanda kebaikan bagi seorang mukmin.
Rasulullah SAW menganjurkan untuk segera berbuka, baik dengan kurma maupun air putih, sebelum melaksanakan salat Magrib.
3. Membaca Doa Ma’tsur Saat Berbuka
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Potret-muslim-membaca-Alquran.jpg)