Dewan Pers

Dahlan Dahi Terima Penghargaan PWI Awards 2026, Munir Sebut Figur Tulus dan Ikhlas

Tribun Network Borong Penghargaan di HPN 2026, Dahlan Dahi Diapresiasi sebagai Pemersatu PWI

|
Editor: Aldi Ponge
Tribunnews.com/TribunBanten.com/Adi Chandra
TERIMA PWI AWARDS - Chief Executive Officer (CEO) Tribun Network Dahlan Dahi memberikan PWI Awards 2026 atas jasa-jasanya mewujudkan soliditas dan persatuan kembali PWI. 

Dari unsur pimpinan perusahaan pers: 

  • Dahlan Dahi (Asosiasi Media Siber Indonesia/AMSI)
  • Totok Suryanto (Asosiasi Televisi Swasta Indonesia/ATVSI). 
  • Yogi Hadi Ismanto (Asosiasi Televisi Lokal Indonesia/ATVLI). 

Kemudian dari unsur tokoh masyarakat: 

  • Komaruddin Hidayat (Rektor UIN Jakarta 2005-2010), 
  • M Busyro Muqoddas (Kegtua KPK 2010-2011) dan
  • Rosarita Niken Widiastuti  (Direktur Utama Lembaga Penyiaran Publik Radio Republik Indonesia/RRI, 2010-2015)

Setelah terpilih, beberapa wartawan senior berharap padanya untuk menyelsaikan konflik PWI.  Dahlan langsung coba menghubungi Hendry Ch Bangun, yang sudah lama dikenalnya. 

Hendry Ch Bangun, selaku Ketua Umum PWI Pusat dan Sekretaris Jenderal PWI Pusat Sayid Iskandarsyah, serta sejumlah kawan-kawan berada satu kubu. 

Kubu lainnya Ketua Dewan Kehormatan (DK) PWI Pusat, Sasongko Tedjo, pengurus PWI hasil Kongres Bandung Zulmansyah Sakedang.

Sekali waktu, Dahlan cerita, bahkan ia bekerja hingga larut malam untuk diskusi mencari akar masalah PWI. Untuk pendekatan emosional dan mencarikan suasana, Dahlan --yang pernah mengenyam pendidikan dan lama bertugas di Makassar, Sulawesi Selatan, bahkan membawa istrinya, berkunjung ke kediaman Hendry, yang beristri perempuan asal Sulawesi Selatan.  

Pada bagian lagi, pendekatan dilakukan kepada Zulmansyah. Jadi lobi-lobi  dijalin beberapa waktu, dan berulang. 

Dahlan sendiri bukan anggota PWI, melainkan Aliansi Jurnalis Independen (AJI).

Kemudian, setelah Dewan Pers  dilantik menjadi anggota dewan pers, 14 Mei 2025, Dahlan yang kemudian menjabat Ketua Komisi Digital dan Sustainability Dewan Pers, ia memformalkan pertemuan. Dahlan coba mencari solusi konflik panjang di tubuh PWI. 

Dahlan bertindak sebagai mediator. Awalnya  rapat virtual atau online bertiga, Dahlan bersama   Hendry Ch Bangun, dan  Zulmansyah Sekedang.
 
Kemudian, dua hari setelah pelantikan anggoda Dewan Pers, Dahlan mempertemukan HCB sapaan untuk Hendry Ch Bangun, dan Zul, sapaan Zulmansyah Sekedang, Jumat (16/5/2025) malam. 

Dua kubu yang berseteru sepakat mengakhiri perpecahan dan menyatukan langkah melalui sebuah Kongres Persatuan PWI yang akan digelar paling lambat 30 Agustus 2025 di Jakarta.

Kongres pun dilaksanakan. 

Pendek cerita, Hendry maju kontentasi Kembali melawan dengan Ahmad Munir. 

Ujungnya, Munir terpilih menjadi ketua umum PWI 2025-2030, dan selanjutnya dilakukan konsolidasi yang menampung semua pihak.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Kongres PWI XXV di Bandung, Jawa Barat, 2023 memilih Hendry Ch Bangun sebagai Ketua Umum PWI periode 2023 - 2028.  

Baru satu tahun kepengurusan berjalan, awal 2024, PWI dilanda konflik yang dipicu oleh isu uang cashback atau komisi yang melibatkan dana bantuan dari Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) untuk pelaksanaan Uji Kompetensi Wartawan (UKW). 

Persoalan ini menimbulkan kekisruhan internal antara Ketua Umum PWI (Hendry Ch Bangun) dan Dewan Kehormatan PWI Sasongko Tedjo. 

Dewan Kehormatan PWI mencurigai sejumlah orang pengurus harian mengambil uang komisi  yang tidak sepatutnya, dan dianggap melanggar Peraturan Dasar/Peraturan Rumah tangga (PD/PRT) PWI. 

Sebaliknya, pengurus harian membantah. Lalu terjadi saling klaim, saling gugat secara hukum juga pecat-memacat dari kepengurusan.

Puncak konflik, Sebagian pengurus PWI melaksanakan Kongres Luar Biasa di Jakarta, MInggu 18 Agustus 2024, memilih Zulmansyah Sakedang sebagai Ketua Umum PWI menggantikan Hendry Ch Bangun, dan Ketua Dewan Kehormatan PWI Sasongko Tedjo. Kubu Hendry Ch Bangun menolak hasil KLB. 

Melalui proses yang Panjang, Dahlan Dahi mempersatukan PWI Hendry dan Zulmansya dengan menggelar Kngrs Persatuan PWI di Bekasi, 29-31 Agustus 2025.

Wartawan senior Kantor Berita Antara, Ahmad Munir kontestasi dengan Hendry Ch Bangun, dan Munir terpilih menjadi Ketua Umum PWI. 

 Kilas Balik Konflik PWI 2024-2025 

1. Awal Mula Konflik: Dana Bantuan BUMN (Awal 2024)

•    Konflik dipicu oleh isu cashback dan komisi yang melibatkan dana bantuan dari Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN)/Forum Komunikasi Humasa BUMN yang diperuntukkan bagi pelaksanaan Uji Kompetensi Wartawan (UKW).

•    Persoalan ini menimbulkan kekisruhan internal antara Ketua Umum PWI (Hendry Ch Bangun) dkk dan Dewan Kehormatan PWI Tedjo Sasongko dkk. 

2. Sanksi Dewan Kehormatan (April 2024) 

•    Dewan Kehormatan PWI menjatuhkan sanksi peringatan keras kepada Hendry Ch Bangun atas persoalan dana tersebut. 

•    Sebaliknya, kubu Hendry memecat Tedjo sebagai Dewan Kehormatan PWI.

3. Ketegangan Berlanjut dan Rapat Pleno (Juni - Juli 2024)

•    Konflik sempat mereda setelah Rapat Pleno Diperluas PWI pada akhir Juni 2024 yang menyepakati penerimaan pengunduran diri beberapa pengurus harian.

Upaya gugat menggugat ke jalur hukum dengan melapor kepada polisi juga dilakukan. 
•    Namun, kekisruhan kembali terjadi menyusul perombakan susunan Dewan Kehormatan dan Pengurus PWI Pusat, yang memicu desakan adanya KLB (Kongres Luar Biasa). 

4. Intervensi Dewan Pers dan Gugatan (Oktober - November 2024)

•    Akibat kekisruhan, Dewan Pers mengambil langkah tegas pada September/Oktober 2024, termasuk tidak memperbolehkan PWI menggelar UKW dan menggembok sementara sekretariat PWI.

•    Hendry Bangun merespons dengan mengajukan gugatan perdata terhadap Dewan Pers dan sejumlah pihak lainnya pada November 2024. 

5. Rekonsiliasi dan Islah (Mei 2025)

•    Dua tokoh sentral dalam konflik, Hendry Ch Bangun dan Zulmansyah Sekedang, akhirnya sepakat untuk islah (damai).

•    Kesepakatan ini dimediasi oleh Dewan Pers Dahlan Dahi dan berfokus pada penyatuan kembali PWI. 

6. Menuju Kongres Persatuan (Agustus 2025)

•    Sebagai bentuk akhir dari dualisme, disepakati penyelenggaraan "Kongres Persatuan" PWI yang dijadwalkan pada akhir Agustus 2025 di Cikarang.

•    Kongres ini bertujuan untuk menyatukan pengurus, menuntaskan laporan pidana/perdata antaranggota, dan memilih pengurus baru. 

7. Akhmad Munir Terpilih (30 Agustus 2025)

•    Direktur Utama LKBN ANTARA, Akhmad Munir, terpilih sebagai Ketua Umum PWI Pusat untuk periode 2025-2030, pada Kongres Persatuan PWI sekaligus menandai berakhirnya era dualisme. 

•    PWI menyelenggarakan Hari Pers Nasional 2026 di Kota Serang, Banten, Senin 9 November 2026.
    
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul PWI Awards 2026, Munir Sebut Figur Dahlan Dahi Tulus Ikhlas Rajut Perbedaan Keras Dua Kubu PWI

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 4/4
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Jadwal Imsakiyah
Jumat, 20 Februari 2026 (2 Ramadan 1447 H)
Kota Gorontalo
Imsak 04:33
Subuh 04:43
Zhuhr 12:05
‘Ashr 15:21
Maghrib 18:08
‘Isya’ 19:17
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved