Sosok Wamenkeu

Wamenkeu Segera Dilantik Presiden Prabowo, Siapa Pengganti Thomas Djiwandono?

Presiden Prabowo Subianto dikabarkan bakal melantik pejabat baru guna menggantikan Thomas Djiwandono yang telah resmi berpindah tugas

|
Editor: Fadri Kidjab
KOMPAS.com/ISNA RIFKA SRI RAHA
SOSOK WAMENKEU - Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara (kiri), Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa (tengah), eks Wakil Menteri Keuangan Thomas Djiwandono, dan Wakil Menteri Keuangan Anggito Abimanyu saat konferensi pers di Kementerian Keuangan, Jakarta, Senin (8/9/2025). Siapa kandidat pengganti Thomas Djiwandono? (Sumber Foto: KOMPAS.com/ISNA RIFKA SRI RAHAYU) 

Ringkasan Berita:
  • Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan melantik Wakil Menteri Keuangan baru sore ini (5/2/2026) untuk mengisi posisi yang ditinggalkan Thomas Djiwandono
  • Nama Juda Agung, yang saat ini menjabat sebagai Deputi Gubernur Bank Indonesia, mencuat sebagai calon terkuat
  • Pelantikan ini murni untuk mengisi kekosongan jabatan demi menjaga stabilitas fiskal, bukan bagian dari perombakan kabinet (reshuffle) besar-besaran

 

TRIBUNGORONTALO.COM – Teka-teki mengenai siapa yang akan mengisi kekosongan kursi Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) dalam Kabinet Merah Putih segera terjawab.

Presiden Prabowo Subianto dikabarkan bakal melantik pejabat baru guna menggantikan Thomas Djiwandono yang telah resmi berpindah tugas sebagai Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI).

Langkah cepat ini diambil Presiden Prabowo untuk menjaga stabilitas dan ritme kerja di Kementerian Keuangan, mengingat posisi Wamenkeu sangat krusial dalam mengawal kebijakan fiskal nasional.

Pelantikan yang direncanakan berlangsung sore ini menjadi sinyal bahwa pemerintah tidak ingin ada kekosongan kepemimpinan yang terlalu lama di lembaga bendahara negara tersebut.

Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg), Prasetyo Hadi, memberikan sinyal kuat mengenai agenda pelantikan tersebut saat ditemui di Gedung Bappenas, Jakarta. Meski belum memberikan kepastian absolut hingga detail terakhir, koordinasi di tingkat istana menunjukkan persiapan telah dilakukan secara matang.

"Kalau rencananya ada (hari ini)," ungkap Prasetyo seperti dilansir dari pemberitaan Tribunnews.com, Kamis (5/2/2026).

Ia mengakui bahwa dinamika di istana terus berkembang hingga detik-detik terakhir sebelum pengumuman resmi dilakukan.

Hingga Selasa malam, keputusan final mengenai sosok definitif memang masih dalam tahap perampungan.

Prasetyo menjelaskan bahwa rapat-rapat intensif telah dilakukan untuk memastikan transisi ini berjalan mulus tanpa mengganggu kinerja birokrasi yang sedang berjalan.

"Tapi sampai tadi malam belum diputuskan (finalnya)," tambahnya. 

Prasetyo juga menegaskan bahwa pelantikan kali ini bersifat spesifik. Agenda ini tidak melibatkan perombakan kabinet secara luas atau reshuffle, melainkan murni untuk mengisi kursi kosong yang ditinggalkan oleh Thomas Djiwandono.

Fokus tunggal pada jabatan Wamenkeu ini menunjukkan bahwa struktur Kabinet Merah Putih saat ini dianggap masih solid.

Perubahan hanya dilakukan atas dasar kebutuhan mendesak akibat adanya perpindahan tugas pejabat ke lembaga negara lain.

"Sehingga kalau misalnya ada kemungkinan, hanya menambah atau mengisi jabatan yang ditinggalkan oleh Bapak Thomas Djiwandono yang sekarang bertugas menjadi Deputi Gubernur Bank Indonesia," jelas Prasetyo mendetail.

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Jadwal Imsakiyah
Minggu, 22 Februari 2026 (4 Ramadan 1447 H)
Kota Gorontalo
Imsak 04:33
Subuh 04:43
Zhuhr 12:05
‘Ashr 15:20
Maghrib 18:07
‘Isya’ 19:16

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved