Berita Viral Nasional
Terlanjur Viralkan Tuduhan Es Gabus Berbahan Spons, Klaim Aparat Dibantah Hasil Laboratorium
Klarifikasi berbasis uji laboratorium akhirnya menghentikan spekulasi liar soal dugaan es gabus berbahan spons yang sempat menghebohkan media sosial.
Hasilnya, seluruh sampel dinyatakan tidak mengandung zat berbahaya dan layak untuk dikonsumsi.
Untuk memperkuat hasil tersebut, polisi juga mengirimkan sampel ke Dinas Kesehatan serta Laboratorium Forensik Polri.
Tak berhenti di situ, penyidik turut menelusuri lokasi pembuatan es gabus yang berada di wilayah Depok, Jawa Barat.
Dari hasil pengecekan di tempat produksi, tidak ditemukan penggunaan bahan spons maupun material berbahaya lainnya.
Pedagang Dipulangkan, Tidak Ditemukan Unsur Pidana
Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, polisi menyimpulkan tidak terdapat unsur tindak pidana dalam kasus tersebut. Pedagang es gabus bernama Suderajat (49) pun dipulangkan ke rumahnya.
Sebagai bentuk empati, pihak kepolisian mengganti kerugian atas barang dagangan yang sempat diamankan untuk keperluan pengujian.
Langkah ini dilakukan mengingat pedagang kecil sangat bergantung pada penghasilan harian dari hasil berjualan.
AKBP Roby juga mengimbau masyarakat agar tidak mudah mempercayai informasi viral yang belum diverifikasi kebenarannya.
Ia menekankan pentingnya menyaring informasi sebelum menyebarkannya lebih luas.
Jika masyarakat menemukan dugaan pelanggaran atau potensi bahaya pangan, polisi meminta agar laporan disampaikan melalui jalur resmi seperti Call Center 110 agar dapat ditangani secara profesional.
Kasus ini menjadi pengingat bahwa klarifikasi berbasis fakta dan pemeriksaan ilmiah tetap menjadi kunci utama dalam merespons isu viral, sekaligus melindungi masyarakat dan pedagang kecil dari dampak informasi yang keliru.(*)
| DPR Turun Tangan, PHK Karyawan Mie Sedaap Resmi Disetop |
|
|---|
| Bayi 6 Bulan Meninggal, Keluarga Salahkan Puskesmas: Tabung Oksigen Kosong, Ambulans tak Ada |
|
|---|
| Viral! Guru Telanjangi Siswa Gara-gara Cari Uang Pecahan Rp 75 Ribu yang Hilang, Berujung Dimutasi |
|
|---|
| Terdesak Biaya Kos hingga Makan, Mahasiswi IPK 3,85 Tapi Nekat Mencuri |
|
|---|
| Tiga Pelaku Penyiraman Air Keras di Jakarta Pusat Ditangkap, Dua di Antaranya Masih Pelajar |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/ES-GABUS-VIRAL-Tangkapan-layar-video-viral-memperlihatkan-dua-pria-berseragam-TNI.jpg)