Bansos 2026

Bansos Pangan 2026: Bantuan Beras 10–20 Kg Berpeluang Cair Lagi

Bansos beras 2026 dipastikan berlanjut. Pemerintah siapkan 720 ribu ton beras lewat Bulog, cek cara mengetahui status penerimanya di sini.

Editor: Tita Rumondor
TribunGorontalo.com
BANTUAN BERAS -- Ilustarasi beras. Bansos beras 2026 dipastikan berlanjut. Pemerintah siapkan 720 ribu ton beras lewat Bulog, cek cara mengetahui status penerimanya di sini. 

Ringkasan Berita:
  • Bansos pangan 2026 disalurkan dalam bentuk beras untuk KPM terdata
  • Pemerintah siapkan cadangan 720.000 ton, Bulog pegang distribusi
  • Penerima bisa cek status bansos via Cek Bansos Kemensos atau aplikasi resmi

 

TRIBUNGORONTALO.COM -- Penyaluran Bantuan Sosial (Bansos) pada tahun anggaran 2026 dikabarkan akan terus dilanjutkan.

Pemerintah menyiapkan berbagai skema bantuan sebagai upaya menjaga ketahanan pangan nasional sekaligus mempertahankan daya beli masyarakat berpenghasilan rendah, salah satunya melalui bantuan bahan pangan pokok berupa beras.

Baca juga: Akhir Januari 2026, Saldo Bansos Rp600 Ribu Muncul di KKS, Ini Penjelasannya

Sebagaimana disampaikan sebelumnya, pemerintah menegaskan komitmennya untuk terus memberikan perlindungan bagi kelompok rentan, khususnya Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang tercatat dalam basis data resmi.

BANSOS 2026 - Ilustrasi bansos Beras - Kabar rencana bansos beras tambahan 20 kg kembali mencuat. Pemerintah memberi sinyal program ini berpeluang dilanjutkan pada 2026 dengan stok nasional ratusan ribu ton dan Bulog siap menyalurkan.
BANSOS 2026 - Ilustrasi bansos Beras -Bansos beras 2026 dipastikan berlanjut. Pemerintah siapkan 720 ribu ton beras lewat Bulog, cek cara mengetahui status penerimanya di sini. (Canva)

Untuk mendukung program tersebut, disiapkan cadangan sekitar 720.000 ton beras yang penyalurannya melibatkan Perum Bulog melalui penugasan resmi dari pemerintah.

Baca juga: Pemerintah Uji Coba Sistem Digital Pemeringkatan Penerima Bansos

Dalam pelaksanaannya, Bulog bertanggung jawab atas pengelolaan stok, proses distribusi, hingga pengawasan mutu agar beras yang diterima masyarakat tetap memenuhi standar kelayakan konsumsi.

Direktur Utama Bulog, Ahmad Rizal Ramdani, menyampaikan bahwa pihaknya telah menerima mandat penuh untuk menjalankan program bansos pangan tersebut.

Bulog menilai ketersediaan stok dan kekuatan jaringan distribusi nasional menjadi kunci utama agar penyaluran bantuan berjalan tepat waktu dan tepat sasaran.

Baca juga: BPMS GPIG Temui Gubernur Gusnar Ismail Bahas Sidang Sinode Juli 2026

Pengawasan kualitas juga dilakukan guna memastikan berat dan mutu beras sesuai ketentuan yang ditetapkan.

Sebagai catatan, pada periode Oktober hingga November 2025 lalu, pemerintah telah menyalurkan lebih dari 365.000 ton beras kepada masyarakat kurang mampu di berbagai wilayah.

Untuk tahun anggaran 2026, penyaluran bantuan pangan direncanakan berlangsung selama empat bulan dalam setahun.

Saat ini, proses sinkronisasi data penerima dan kesiapan distribusi di daerah masih terus dilakukan.

Sementara itu, jadwal resmi penyaluran secara nasional belum diumumkan dan nantinya akan disampaikan secara bertahap melalui pemerintah daerah hingga tingkat desa atau kelurahan.

Baca juga: KPK Ungkap Alasan Periksa Dito Ariotedjo Terkait Kasus Kuota Haji

Cara Cek Penerima Bansos Beras 10 KG

Meski belum ada kabar terbaru dari pemerintah, masyarakat yang merasa terdaftar dan masuk dalam desil berp

Pengecekan nama penerima bansos biasanya dilakukan secara online melalui laman Cek Bansos Kemensos atau aplikasi JMO, dengan cara:

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved