Senin, 9 Maret 2026

Pesawat Hilang Kontak

Reski dan Muslimin, Pendaki Muda Pangkep Jadi Saksi Mata Ledakan Pesawat di Bulusaraung

Dua pendaki muda asal Pangkep, Reski (20) dan Muslimin (18), menjadi saksi mata langsung detik-detik pesawat ATR 42-500 jatuh d

Tayang:
Editor: Fadri Kidjab
zoom-inlihat foto Reski dan Muslimin, Pendaki Muda Pangkep Jadi Saksi Mata Ledakan Pesawat di Bulusaraung
Istimewa
TEMUKAN SERPIHAN - Reski dan Muslimin dua pendaki muda menemukan serpihan pesawat di puncak Gunung Bulusaraung Kabupaten Pangkep Sulsel Sabtu (17/1/2026) siang. 

Sejak 2025, pesawat ini disewa KKP untuk mendukung misi pengawasan laut.

Dalam penerbangan terakhirnya, pesawat membawa tujuh awak dan tiga pegawai PSDKP.

Mereka dijadwalkan melakukan survei udara di Pesisir Selat Makassar.

Reski dan Muslimin kini menjadi saksi kunci dalam tragedi ini.

Keterangan mereka membantu memperkuat gambaran awal mengenai detik-detik pesawat menghantam lereng Bulusaraung.

Meski masih diliputi rasa takut, keduanya berani menceritakan pengalaman yang mereka alami.

Reski bahkan sempat merekam serpihan pesawat menggunakan ponselnya sebagai bukti awal.

Serpihan itu menunjukkan logo Kementerian Kelautan dan Perikanan serta dokumen yang ikut terhambur.

Kesaksian Reski dan Muslimin menjadi bagian penting dalam proses investigasi.

Mereka adalah saksi mata yang berada paling dekat dengan lokasi ledakan.

Kisah keduanya menambah dimensi human interest dalam tragedi aviasi ini.

Penyebab Kecelakaan Masih Diselidiki

Kolase foto pesawat dan tangkapan layar website resmi manajemen pabrikan pesawat ATR 42-500 di Toulouse, Perancis, Minggu (18/1/2026) hari ini. Pihaknya segera mengirim tim teknisi spesialis insiden ke pegunungan Bulusaraung (1.535 mdpl) di perbatasan tiga kabupaten di Sulsel
Kolase foto pesawat dan tangkapan layar website resmi manajemen pabrikan pesawat ATR 42-500 di Toulouse, Perancis, Minggu (18/1/2026) hari ini. Pihaknya segera mengirim tim teknisi spesialis insiden ke pegunungan Bulusaraung (1.535 mdpl) di perbatasan tiga kabupaten di Sulsel (Istimewa)

Hingga kini, penyebab pasti kecelakaan masih dalam penyelidikan.

Tim investigasi gabungan Indonesia dan ATR Perancis akan bekerja sama mengungkap faktor penyebab.

Basarnas menegaskan pencarian korban tetap menjadi prioritas utama.

Keluarga penumpang dan awak pesawat menanti kabar pasti dari tim SAR.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 3/4
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Jadwal Imsakiyah
Senin, 09 Maret 2026 (19 Ramadan 1447 H)
Kota Gorontalo
Imsak 04:31
Subuh 04:41
Zhuhr 12:02
‘Ashr 15:10
Maghrib 18:05
‘Isya’ 19:13

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved