Kebakaran Panti Werdha
Detik-detik 16 Lansia Tewas di Panti Jompo Manado, Dikepung Api dari Belakang
Kebakaran hebat yang melanda Panti Jompo Werdha Damai di Manado, Sulawesi Utara, Minggu (28/12/2026) malam, bukan sekadar peristiwa kebakaran biasa.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/KEBAKARAN-PANTI-Kondisi-Panti-Werdha-Manado-usai-terbakar-Minggu-malam-28122025.jpg)
Kisah paling membekas bagi Reki adalah seorang oma yang sempat berbicara kepadanya di tengah kepanikan.
“Oma itu bilang, tanggal 5 mau bersama keluarganya. Tapi ternyata ia meninggal dunia,” ujarnya.
Reki mengaku syok dan tak kuasa menahan air mata saat menceritakan kembali kejadian tersebut.
Sebanyak 16 korban selamat kini menjalani perawatan intensif di RSUD Manado.
Sementara itu, jenazah 16 korban meninggal dunia dievakuasi ke RS Bhayangkara Manado untuk proses identifikasi.
Polisi telah mengamankan lokasi kejadian dan membuka Posko DVI Ante Mortem bagi keluarga korban.
Kabid Humas Polda Sulut Kombes Pol Alamsyah P Hasibuan mengatakan, personel Polsek Tikala bersama Satuan Samapta Polresta Manado langsung mendatangi lokasi untuk mengamankan Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan mencegah gangguan keamanan.
“Jumlah korban meninggal sebanyak 16 orang dan saat ini sedang dilakukan proses identifikasi oleh tim kepolisian,” ujarnya.
Panti Jompo Werdha Damai sendiri dikenal warga sekitar dengan nama lama Gertruida, sesuai nama pendirinya.
Bangunan panti berada di tengah pemukiman padat, dengan akses terbatas dan pagar tinggi di sisi-sisinya, kondisi yang diduga turut menyulitkan proses evakuasi saat kebakaran terjadi.
Tragedi ini meninggalkan duka mendalam dan membuka kembali pertanyaan soal keselamatan hunian lansia, terutama di kawasan padat penduduk.
Di balik angka korban, ada kisah-kisah tentang harapan yang tak sempat terwujud, dan perjuangan petugas yang mempertaruhkan nyawa demi menyelamatkan mereka yang paling rentan. (*)