Berita Katolik

Paus Leo  XIV Serukan Perdamaian, Desak Rusia dan Ukraina Berdialog dan Akhiri Perang

Pemimpin umat Katolik Roma sedunia, Paus Leo XIV seruhkan perdamaian dunia dan mendesak Rusia dan Ukraina

|
Editor: Aldi Ponge
Tangkap Layar YouTube EWTN
KHOTBAH PAUS LEO - Tangkap layar dari EWTN saat Paus Leo XIV menyampaikan khutbah Minggu pertamanya sebagai pemimpin Gereja Katolik di Lapangan Santo Petrus, Vatikan, Minggu (11/5/2025). Paus Leo XIV mengecam kondisi warga Palestina di Gaza dalam khotbah Natal pertamanya setelah terpilih menjadi Paus. 

Dalam khotbah Natal di Basilika St. Petrus, Paus Leo XIV  menyesalkan kondisi para tunawisma di seluruh dunia, dan kerusakan yang disebabkan oleh konflik. "Rapuhlah raga penduduk yang tak berdaya, yang telah ditempa oleh begitu banyak perang, yang sedang berlangsung atau telah berakhir, meninggalkan puing-puing dan luka terbuka," katanya. 

Ia mengatakan kisah kelahiran Yesus menunjukkan bahwa Tuhan telah "mendirikan kemah-Nya yang rapuh" di antara orang-orang di dunia. Lalu, mengapa kita tidak memikirkan tenda-tenda di Gaza, yang terpapar hujan, angin, dan dingin selama berminggu-minggu?" 

Gaza telah hancur akibat pemboman Israel dalam perang dua tahun, yang dipicu oleh serangan Hamas terhadap Israel pada 7 Oktober 2023. Badai musim dingin telah memperburuk penderitaan 2,1 juta penduduk wilayah tersebut, yang hampir semuanya telah mengungsi dan rumah mereka rusak atau hancur.

Lembaga-lembaga bantuan telah menyerukan agar Israel mengizinkan lebih banyak tenda dan pasokan yang sangat dibutuhkan masuk ke Gaza. Cogat, badan militer Israel yang mengontrol penyeberangan perbatasan Gaza,  menolak klaim pembatasan bantuan yang disengaja, dengan mengatakan hampir 310.000 tenda dan terpal telah dikirim sejak dimulainya gencatan senjata pada bulan Oktober.

Paus Leo XIV berdoa untuk Perdamaian

Paus Leo XIV berdoa untuk “keadilan, perdamaian, dan stabilitas bagi Lebanon, Palestina, Israel, dan Suriah,” dan mendesak agar janji perdamaian yang berakar pada kebenaran diperbarui. 

Ia secara khusus memohon untuk Ukraina, meminta agar “suara senjata berhenti,” dan agar semua pihak yang terlibat, dengan dukungan komunitas internasional, menemukan keberanian untuk terlibat dalam “dialog yang tulus, langsung, dan penuh hormat.” 

Mengingat konflik yang berisiko dilupakan, Paus Leo XIV menyatakan kedekatannya kepada para korban perang dan kekerasan di Sudan, Sudan Selatan, Mali, Burkina Faso, dan Republik Demokratik Kongo, serta kepada semua orang yang menderita akibat ketidakadilan, ketidakstabilan politik, penganiayaan agama, dan terorisme. 

Paus juga berdoa untuk Haiti, menyerukan diakhirinya kekerasan dan kemajuan di jalan perdamaian dan rekonsiliasi. Ia juga memohon perdamaian untuk Myanmar, meminta agar negara itu dibimbing menuju rekonsiliasi dan harapan, terutama untuk generasi mudanya. Beralih ke Amerika Latin, ia mendorong mereka yang memiliki tanggung jawab politik untuk memberi ruang bagi dialog demi kebaikan bersama, alih-alih perpecahan ideologis dan partisan. (KBRI Takhta Suci)

Halaman 3/3
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Jadwal Imsakiyah
Jumat, 20 Februari 2026 (2 Ramadan 1447 H)
Kota Gorontalo
Imsak 04:33
Subuh 04:43
Zhuhr 12:05
‘Ashr 15:21
Maghrib 18:08
‘Isya’ 19:17

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved