Selasa, 3 Maret 2026

Bansos 2026

Daftar Bansos Kembali Cair Tahun 2026, Anggaran Rp508,2 Triliun Disiapkan Pemerintah

Tahun 2026 akan menjadi momentum penting bagi jutaan keluarga penerima manfaat di Indonesia.

|
Editor: Fadri Kidjab
zoom-inlihat foto Daftar Bansos Kembali Cair Tahun 2026, Anggaran Rp508,2 Triliun Disiapkan Pemerintah
TribunGorontalo.com
BANSOS 2026 -- Ilustrasi pencairan bansos. Simak daftar bansos yang cair kembali di tahun 2026. 

Ringkasan Berita:
  • Anggaran Perlindungan Sosial 2026 mencapai Rp508,2 triliun, naik 8,6 persen dari proyeksi 2025
  • Program utama bansos meliputi PKH, Kartu Sembako, BLT Desa, subsidi energi, serta dukungan pendidikan dan kesehatan
  • Pemberdayaan ekonomi masyarakat juga diperkuat lewat subsidi KUR Rp36,5 triliun

 

TRIBUNGORONTALO.COM – Tahun 2026 akan menjadi momentum penting bagi jutaan keluarga penerima manfaat di Indonesia.

Pemerintah memastikan berbagai program bantuan sosial (bansos) kembali cair dengan total anggaran perlindungan sosial mencapai Rp508,2 triliun.

Besarnya anggaran ini menandai komitmen negara untuk terus hadir melindungi masyarakat rentan, sekaligus menjaga daya beli di tengah dinamika ekonomi global.

Anggaran bansos 2026 tercatat meningkat 8,6 persen dibanding proyeksi 2025 yang sebesar Rp468,1 triliun. Kenaikan ini diharapkan mampu memperluas jangkauan penerima serta meningkatkan kualitas layanan sosial.

Menteri Keuangan saat itu, Sri Mulyani Indrawati, menegaskan bahwa perlindungan sosial bukan sekadar bantuan tunai, melainkan juga mencakup program pemberdayaan ekonomi masyarakat.

“Untuk perlindungan sosial ada Rp508,2 triliun. Ini merupakan begitu banyak bantuan sosial yang diberikan kepada masyarakat,” ujar Sri Mulyani dalam Konferensi Pers RAPBN dan Nota Keuangan 2026 di Jakarta, Jumat (15/8/2025) dilansir TribunGorontalo.com dari TribunKaltim.co.

Pemerintah menekankan bahwa bansos 2026 diarahkan agar lebih tepat sasaran. Pemanfaatan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) menjadi kunci agar bantuan benar-benar diterima oleh keluarga yang membutuhkan.

Selain itu, bansos juga disinergikan dengan program pemberdayaan masyarakat. Tujuannya agar penerima tidak hanya mendapat bantuan konsumtif, tetapi juga peluang untuk meningkatkan kapasitas ekonomi.

Pemerintah menyiapkan skema perlindungan sosial yang adaptif dan inklusif. Artinya, bansos dapat merespons kondisi dinamis masyarakat, termasuk saat menghadapi guncangan ekonomi maupun bencana alam.

Dengan strategi ini, bansos 2026 diharapkan tidak hanya menjadi jaring pengaman, tetapi juga pendorong ketahanan sosial dan ekonomi masyarakat.

Anggaran Berbagai Program Bansos

Porsi terbesar anggaran perlinsos dialokasikan untuk pemenuhan kebutuhan dasar, yakni sebesar Rp315,5 triliun.

Program Keluarga Harapan (PKH) tetap menjadi tulang punggung bansos dengan alokasi Rp28,7 triliun. Targetnya menjangkau 10 juta keluarga penerima manfaat (KPM).

Kartu Sembako atau Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT) juga berlanjut dengan anggaran Rp43,8 triliun. Program ini ditujukan bagi 18,3 juta KPM untuk membantu pemenuhan kebutuhan pokok.

Selain itu, pemerintah menyiapkan Rp1,2 triliun untuk iuran Jaminan Kehilangan Pekerjaan (JKP) dengan target 140,7 juta peserta.

Sumber: Tribun Kaltim
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Jadwal Imsakiyah
Selasa, 03 Maret 2026 (13 Ramadan 1447 H)
Kota Gorontalo
Imsak 04:32
Subuh 04:42
Zhuhr 12:03
‘Ashr 15:14
Maghrib 18:06
‘Isya’ 19:14

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved