Bansos 2026
Daftar Bansos Kembali Cair Tahun 2026, Anggaran Rp508,2 Triliun Disiapkan Pemerintah
Tahun 2026 akan menjadi momentum penting bagi jutaan keluarga penerima manfaat di Indonesia.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Simak-daftar-bansos-yang-cair-kembali-di-tahun-2026.jpg)
Pemberdayaan Ekonomi
Selain bantuan langsung, RAPBN 2026 menekankan aspek pemberdayaan ekonomi dengan alokasi Rp86,2 triliun.
Sebesar Rp36,5 triliun digunakan untuk subsidi Kredit Usaha Rakyat (KUR) yang ditujukan bagi 6,1 juta debitur.
Rp49,7 triliun dialokasikan untuk subsidi pupuk sebanyak 9,6 juta ton, guna mendukung produktivitas sektor pertanian.
Sri Mulyani menegaskan bahwa besarnya alokasi bansos merupakan bentuk nyata kehadiran negara.
“Jadi, ini adalah belanja-belanja yang langsung dinikmati untuk melindungi masyarakat,” ujarnya.
Dengan total Rp508,2 triliun, bansos 2026 menjadi salah satu instrumen fiskal terbesar untuk menjaga kesejahteraan rakyat.
Daftar Program Bansos 2026
- Pemenuhan Kebutuhan Dasar: Rp315,5 triliun
- PKH: Rp28,7 triliun (10 juta KPM)
- Kartu Sembako: Rp43,8 triliun (18,3 juta KPM)
- JKP: Rp1,2 triliun (140,7 juta peserta)
- BLT Desa: Rp6,5 triliun (1,8 juta KPM)
- Atensi Sosial & Bencana: Rp7,9 triliun
- Subsidi Energi: Rp210,1 triliun
- Subsidi Non-Energi: Rp17,4 triliun
- Pendidikan: Rp37,5 triliun (PIP, KIP Kuliah, Sekolah Rakyat)
- Kesehatan: Rp69 triliun (PBI JKN, subsidi PBPU/BP)
- Pemberdayaan Ekonomi: Rp86,2 triliun (KUR, pupuk)
(TribunGorontalo.com/TribunKaltim.co)
Artikel ini telah tayang di Tribun Kaltim