Berita Nasional
Nama-nama Polisi yang jadi Tersangka Pengeroyokan Debt Collector hingga Tewas
Kasus pengeroyokan dua debt collector atau yang dikenal sebagai mata elang di kawasan seberang Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/PENGEROYOKAN-6-Anggota-polisi-terungkap-dalang-pengeroyokan.jpg)
Pasca peristiwa tersebut, aparat kepolisian melakukan penyelidikan bersama Polsek Pancoran dan Polda Metro Jaya hingga akhirnya mengamankan para pelaku.
Kerusuhan Susulan
Kasus ini juga berbuntut kerusuhan pada malam harinya. Rekan-rekan korban yang berjumlah puluhan hingga ratusan orang mendatangi lokasi kejadian dan meluapkan amarah mereka.
Sedikitnya sembilan sepeda motor, satu mobil taksi, serta sejumlah warung makan di sekitar TKP dirusak dan dibakar massa.
Kapolsek Pancoran, Kompol Mansur, mengungkapkan bahwa sopir mobil taksi yang dirusak bahkan meninggalkan kendaraannya karena ketakutan.
“Pengemudi taksi kabur menyelamatkan diri,” ujarnya.
Mansur juga memastikan bahwa dalam pengeroyokan tersebut, para pelaku tidak menggunakan senjata tajam maupun benda tumpul.
Hasil pemeriksaan medis menunjukkan korban mengalami luka akibat kekerasan fisik menggunakan tangan kosong.
“Tidak ditemukan luka sajam maupun luka akibat benda tumpul. Pelaku menggunakan tangan,” kata Mansur.
Atas rangkaian kejadian ini, polisi menangani perkara sebagai dua kasus terpisah, yakni pengeroyokan yang menyebabkan kematian dan tindak pengrusakan fasilitas umum. (*)