PLN
PLN Bantu Korban Banjir Aceh, Salurkan Logistik hingga Genset
PT PLN (Persero) kembali menunjukkan komitmennya untuk hadir di tengah masyarakat Aceh yang terdampak banjir dan tanah longsor.
Ringkasan Berita:
- PLN mengerahkan sekitar 500 petugas gabungan untuk mempercepat pemulihan jaringan listrik
- PLN menyalurkan berbagai bantuan logistik untuk memenuhi kebutuhan dasar warga selama masa tanggap darurat
- Selain logistik, PLN berkolaborasi dengan Komando Daerah Militer Iskandar Muda
TRIBUNGORONTALO.COM, Aceh – PT PLN (Persero) kembali menunjukkan komitmennya untuk hadir di tengah masyarakat Aceh yang terdampak banjir dan tanah longsor.
Selain mempercepat pemulihan jaringan listrik, PLN juga menyalurkan berbagai bantuan kemanusiaan berupa paket sembako dan peralatan listrik guna memastikan kebutuhan dasar warga tetap terpenuhi selama masa tanggap darurat.
Bantuan yang telah disalurkan meliputi 6 ton beras, 2 ton gula, 1.000 kotak mi instan, 2.000 kaleng sarden, 2.000 liter minyak goreng, 2.000 kaleng kornet, 2.000 paket biskuit, 3.000 botol air mineral, serta 14.000 lampu darurat untuk mendukung aktivitas warga selama masa pemulihan.
Bantuan tersebut di antaranya diserahkan melalui Pemerintah Provinsi Aceh dalam Apel Siaga Team Recovery Bencana Aceh di Landasan Udara Iskandar Muda, Sabtu (29/11/2025).
Salah satu penerima bantuan di Posko Desa Blang Awe, Kecamatan Meureudu, Kabupaten Pidie Jaya, Dedy Suriadi, menyampaikan rasa syukur atas kepedulian PLN.
“Sembako sangat kami butuhkan di Posko Desa Blang Awe ini. Terima kasih atas kemurahan hati PLN yang sudah membantu,” ungkap Dedy dengan haru.
Selain bantuan logistik, PLN juga menyerahkan genset untuk mendukung aktivitas masyarakat, termasuk kegiatan ibadah yang sempat terkendala akibat bencana.
Baca juga: PLN Gandeng Indosat, Dorong Digitalisasi SPKLU dan Transformasi Layanan Energi
Salah satu genset disalurkan ke Masjid Al Ghafur, Kabupaten Aceh Besar, oleh jajaran Direksi PLN: Direktur Distribusi Arsyadany Ghana Akmalaputri, Direktur Teknologi, Engineering, dan Keberlanjutan Evy Haryadi, Direktur Transmisi dan Perencanaan Sistem Edwin Nugraha Putra, serta Ketua Yayasan Baitul Maal Pusat Sulistyo Biantoro.
Kepala Badan Kesejahteraan Masjid Al Ghafur, Tengku Muhammad Rijal, menuturkan bahwa bantuan tersebut sangat berarti bagi masyarakat.
“Dengan adanya genset, kegiatan ibadah tetap dapat berlangsung meski kelistrikan belum sepenuhnya pulih. Kami berterima kasih atas perhatian dan dukungan PLN kepada masyarakat Desa Gani,” ujarnya.
Direktur Distribusi PLN, Arsyadany Ghana Akmalaputri, menegaskan bahwa fokus PLN adalah memastikan warga tetap dapat menjalankan aktivitas sehari-hari dengan aman dan nyaman.
“Kami memahami betapa berat dampak banjir bagi masyarakat. Karena itu, PLN berkomitmen hadir tidak hanya melalui perbaikan infrastruktur kelistrikan, tetapi juga melalui bantuan langsung yang diharapkan dapat mendukung percepatan pemulihan pascabanjir dan meringankan beban warga,” katanya.
Dukungan PLN tidak berhenti pada pemenuhan kebutuhan listrik darurat. Melalui kolaborasi dengan Komando Daerah Militer Iskandar Muda, PLN juga menghadirkan empat dapur umum di wilayah Bireun, Aceh Utara, Bener Meriah, dan Singkil.
Keberadaan dapur umum ini memastikan warga terdampak, khususnya yang masih berada di pos pengungsian, memperoleh makanan layak dan kebutuhan konsumsi harian secara teratur.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/PLN-juga-menyerahkan-genset-untuk-mendukung-aktivitas-masyarakat.jpg)