Bansos 2025
BPNT Tahap 4 Belum Cair? Ini 4 Penyebab Utama dan Batas Waktu Pencairannya
Menjelang akhir November 2025, banyak Keluarga Penerima Manfaat (KPM) mengeluhkan belum cairnya Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT)
Ringkasan Berita:
- Banyak KPM mengeluhkan BPNT tahap 4 serta bantuan pangan yang belum cair hingga akhir November 2025, meski sudah menunggu berbulan-bulan.
- Keterlambatan dipicu empat faktor utama, yakni penyaluran bertahap, data DTKS yang tidak mutakhir, kendala aktivasi KKS dan distribusi logistik, serta penyesuaian anggaran pemerintah.
- Seluruh bantuan ditargetkan tuntas disalurkan paling lambat pada 15 Desember 2025, sementara KPM diminta tidak melewatkan undangan pengambilan agar bantuannya tidak hangus.
TRIBUNGORONTALO.COM — Menjelang akhir November 2025, banyak Keluarga Penerima Manfaat (KPM) mengeluhkan belum cairnya Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) tahap 4 serta bantuan pangan berupa beras dan minyak goreng.
Sejumlah warga mengaku sudah menunggu sejak berbulan-bulan, namun hingga kini bantuan tersebut belum juga mereka terima.
Mengutip kanal YouTube Info Bansos, terdapat empat faktor utama yang memicu terlambatnya penyaluran bantuan ini.
1. Penyaluran Dilakukan Bertahap, Tidak Serentak Nasional
BPNT tahap 4 dan bantuan pangan mencakup alokasi Oktober–Desember dan menyasar sekitar 17 juta KPM.
Jumlah yang besar membuat pemerintah tidak bisa menyalurkannya serentak 100 persen dalam satu waktu.
Hingga akhir November, proses pencairan masih berjalan bertahap di berbagai daerah.
Artinya, wilayah tertentu mungkin baru akan menerima giliran penyaluran beberapa hari atau pekan ke depan.
2. Data DTKS Tidak Mutakhir dan Proses Verifikasi Terhambat
Banyak data KPM yang ternyata belum diperbarui, seperti alamat rumah yang sudah berubah maupun komposisi keluarga yang tidak sesuai lagi.
Data yang tidak sinkron dengan basis DTSEN menghambat proses verifikasi, sehingga distribusi bantuan turut tertunda.
3. Kendala Aktivasi KKS dan Distribusi Logistik Daerah
Aktivasi Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) tetap harus dilakukan melalui bank penyalur.
Namun, di sejumlah wilayah pelosok, akses KPM ke ATM atau agen bank masih terbatas.
Baca juga: Galeri 24 Hadir di Citimall Gorontalo, Beli Emas Makin Mudah dan Tanpa Was-Was!
Untuk bantuan fisik seperti beras dan minyak goreng, keterlambatan juga terjadi akibat kesiapan gudang Bulog dan distribusi logistik yang belum merata di beberapa provinsi.
4. Penyesuaian Anggaran dan Koordinasi Pusat-Daerah
Pada tahun anggaran 2025, pemerintah melakukan penyesuaian APBN akibat tekanan inflasi global.
Situasi ini membuat sejumlah jadwal penyaluran mundur dari rencana awal, meski pemerintah memastikan bahwa hak KPM tetap aman dan tidak hilang.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/BANSOS-Banyak-KPM-mengeluhkan-BPNT-tahap-4-serta.jpg)