Minggu, 22 Maret 2026

Berita Nasional

Jenderal Listyo Sigit Prabowo Teguh Tak Mau Mundur dari Jabatan Kapolri, Fokus Pulihkan Moral Polri

Kapolri Listyo Sigit Prabowo pilih bertahan di masa krisis, fokus pulihkan moral anggota Polri dan stabilkan keamanan masyarakat.

Tayang:
Editor: Prailla Libriana Karauwan
zoom-inlihat foto Jenderal Listyo Sigit Prabowo Teguh Tak Mau Mundur dari Jabatan Kapolri, Fokus Pulihkan Moral Polri
TribunSolo.com/(Dokumen Divisi Humas Polri)
POLRI - Kapolri Listyo Sigit Prabowo pilih bertahan di masa krisis, fokus pulihkan moral anggota Polri dan stabilkan keamanan masyarakat. 

"Kondisi itu bukan membuat menjadi semakin baik, justru sebaliknya. Mereka butuh figur yang berani mengambil posisi tanggung jawab," jelas Listyo.

Baca juga: Cara Mudah Cek Penerima Bansos PKH Oktober 2025, Saldo Oktober dan Desember Cair Sekaligus

Bahkan, Jenderal Listyo menegaskan bahwa kesiapan untuk dicopot adalah bentuk pertanggungjawabannya yang jauh lebih besar daripada sekadar mundur.

"Saya siap mengambil risiko apa pun dan saya siap dicopot. Dan itu saya sampaikan kepada para pejabat pertama saat itu," ujarnya.

Menurutnya, yang terpenting saat ini adalah mengembalikan semangat anggota dan institusi untuk dapat melaksanakan tugas pokok, menciptakan stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), serta memberikan rasa aman kepada masyarakat yang saat itu diliputi kekhawatiran.

Tegak Lurus terhadap Presiden

Mengenai adanya tuntutan pergantian Kapolri dari berbagai pihak, termasuk politisi dan DPR, Jenderal Listyo memandangnya sebagai hak masyarakat dan DPR.

Namun, ia kembali menekankan fokus utamanya adalah memulihkan kinerja Polri.

"Saya fokus untuk bagaimana Polri bisa melaksanakan tugas pokoknya dengan semaksimal mungkin. Urusan lain itu prerogatif Presiden," kata Kapolri, sembari mengulang posisinya yang akan selalu tegak lurus terhadap perintah Presiden.

Kapolri Listyo Sigit Prabowo menutup pernyataannya dengan menegaskan bahwa misi utamanya adalah membangkitkan kembali moral dan performa institusi Polri, karena anggota butuh figur yang berani bertanggung jawab untuk menjalankan amanat Undang-Undang Dasar dan Undang-Undang dalam menjaga situasi Kamtibmas.

Baca juga: Jumlah Gaji Pokok dan Deretan Tunjangan PPPK Paruh Waktu 2025, Begini Rincian dan Ketentuannya

"Kalau urusan Listyo Sigit Prabowo sudah selesai. Tugas saya laksanakan itu dulu dan itu menjadi PR saya, PR kita bersama untuk bagaimana performa institusi Polri bisa kembali seperti sebelumnya," pungkasnya.

Wawancara ini menyoroti bagaimana seorang pimpinan memilih untuk menghadapi krisis institusi, bukan dengan 'melarikan diri' lewat pengunduran diri, melainkan dengan mengambil posisi berisiko untuk membangkitkan kembali moral bawahannya. (*)

 

 

Artikel ini telah tayang di TribunManado.co.id

Sumber: Tribun Manado
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved