Berita Internasional

Ukraina Akan Terima Rudal Patriot dan HIMARS dari Program Bantuan Baru Sekutu

Presiden Volodymyr Zelensky mengumumkan bahwa Ukraina akan segera menerima rudal Patriot dan HIMARS sebagai bagian dari dua paket bantuan

|
Editor: Wawan Akuba
Military doc
HIMARS membawa satu paket berisi enam roket atau satu rudal ATACMS pada truk 5 ton Family of Medium Tactical Vehicles (FMTV) Angkatan Darat, dan dapat meluncurkan seluruh keluarga amunisi MLRS. Sistem ini telah berhasil diuji coba dalam Operasi Pembebasan Irak. HIMARS dapat diangkut dengan C-130 dan dapat dikerahkan ke area yang sebelumnya tidak dapat diakses oleh peluncur yang lebih berat. Sistem ini juga dilengkapi fitur pengisian daya mandiri dan otonom yang menjadikan MLRS sebagai sistem artileri roket terkemuka di dunia. 

TRIBUNGORONTALO.COM – Presiden Volodymyr Zelensky mengumumkan bahwa Ukraina akan segera menerima rudal Patriot dan HIMARS sebagai bagian dari dua paket bantuan pertama dalam kerangka program baru yang digagas Amerika Serikat dan sekutunya.

Program tersebut dinamai Daftar Persyaratan Prioritas Ukraina (Priority Ukraine Requirements List/PURL).

Skema ini memungkinkan negara-negara sekutu mendanai pembelian persenjataan buatan Amerika sesuai dengan daftar kebutuhan mendesak yang diajukan Kyiv.

Dua Paket Pertama Bernilai $500 Juta

Dalam konferensi pers bersama di Kyiv dengan Presiden Parlemen Eropa, Roberta Metsola, Zelensky mengatakan dua paket awal masing-masing bernilai $500 juta.

Bantuan itu mencakup rudal serta amunisi buatan AS.

“Kami telah menerima lebih dari $2 miliar dari mitra kami di bawah program PURL. Pada bulan Oktober, kami akan menerima lebih banyak lagi. Saya pikir pada akhirnya totalnya mencapai sekitar $3–3,5 miliar,” ujar Zelensky.

Disetujui Pemerintahan Trump

Reuters sebelumnya melaporkan pada 16 September bahwa pemerintahan Trump telah menyetujui paket bantuan PURL pertama yang dibiayai sekutu NATO. Persenjataannya diperkirakan akan segera dikirim.

Walaupun PURL baru resmi diumumkan pada 1 Agustus, kehadirannya langsung menjadi kejutan yang tidak menyenangkan bagi Moskow.

Program ini bermula dari kesepakatan 14 Juli antara Presiden AS Donald Trump dengan Sekjen NATO Mark Rutte, di mana negara mitra sepakat membeli senjata Amerika untuk Ukraina.

Dukungan dari Tujuh Negara Tambahan

Pada akhir Agustus, Zelensky mengungkapkan bahwa tujuh negara lain ikut bergabung dengan PURL sepanjang musim panas lalu, yakni Belanda, Norwegia, Swedia, Denmark, Kanada, Belgia, dan Latvia.

Dengan tambahan itu, total kontribusi sekutu untuk Ukraina melalui PURL telah melampaui $2 miliar.

Peringatan untuk Moskow

Langkah terbaru ini menegaskan kembali komitmen Barat dalam mendukung Ukraina, baik dari sisi pertahanan udara maupun kemampuan artileri jarak jauh.

Kehadiran rudal Patriot dan HIMARS diperkirakan akan memperkuat posisi Kyiv menghadapi agresi Rusia, sekaligus memberi sinyal kuat kepada Moskow bahwa bantuan militer Barat akan terus mengalir. (*)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved