Berita Nasional
Dulu Orang Dekat Prabowo, Kini Letjen TNI AM Putranto Dicopot Diam-diam dari KSP
Letjen TNI (Purn) Anto Mukti Putranto secara mengejutkan diberhentikan dari jabatannya sebagai Kepala Staf Kepresidenan
TRIBUNGORONTALO.COM -- Ketika sorotan publik tertuju pada para purnawirawan TNI dan Polri yang menerima pangkat kehormatan dari Presiden Prabowo Subianto, satu nama justru diam-diam tersingkir dari lingkar kekuasaan.
Letjen TNI (Purn) Anto Mukti Putranto atau lebih dikenal sebagai AM Putranto secara mengejutkan diberhentikan dari jabatannya sebagai Kepala Staf Kepresidenan (KSP).
Pencopotan itu diumumkan melalui pembacaan Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 96P/2025, 97P/2025, dan 152P/2025 oleh Deputi Bidang Administrasi Aparatur Kementerian Sekretariat Negara, Nanik Purwanti. Tidak ada penjelasan resmi dari Istana mengenai alasan pencopotan tersebut.
Presiden RI Prabowo Subianto diketahui melantik sejumlah menteri dan memberikan kenaikan pangkat kehormatan jenderal penuh kepada beberapa tokoh militer dan kepolisian.
Pada Sabtu, 9 Agustus 2025 lalu, diberikan kepada Menteri Pertahanan Jenderal TNI (Hor) Sjafrie Sjamsoeddin, Kepala Badan Intelijen Negara Jenderal TNI (Hor) Muhammad Herindra, serta Jenderal TNI (Hor) Agus Sutomo, Ali Sadikin, dan Yunus Yosfiah.
Baca juga: Pee Wee Gaskins Rilis Mini Album pada 26 September 2025, Simak Daftar Lagunya
Baca juga: Arab Saudi dan Pakistan Teken Pakta Pertahanan Bersama, Sinyal Keras ke Israel dan Iran
Tak hanya itu, gelar Jenderal Kehormatan bintang 3 juga diberikan kepada Letjen TNI (Hor) Valentinus Soehartono Soeratman, Marsekal Madya TNI (Hor) Bambang Eko Suhariyanto, Letjen TNI (Hor) Chairawan K Nusyirwan, Musa Bangun, Glenny Kairupan, dan Tony S.B. Hoesodo.
Gelar kehormatan bintang 2 diberikan kepada Mayjen TNI (Hor) Taufik Hidayat, sementara Letjen TNI (Purn) Muhammad Alfan Baharudin menerima Tanda Kehormatan Bintang Sakti.
Sebelumnya, Komjen (Purn) Agus Andrianto yang kini menjabat sebagai Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan juga menerima pangkat kehormatan Jenderal bintang empat pada November 2024.
Terbaru, pada Rabu (17/9/2025), Letjen TNI (Purn) Djamari Chaniago dan Komjen Pol (Purn) Ahmad Dofiri dianugerahi pangkat Jenderal Kehormatan bintang empat dalam upacara di Istana Negara.
Ahmad Dofiri kemudian dilantik sebagai Penasihat Khusus Presiden Bidang Kamtibmas dan Reformasi Polri, sementara Djamari Chaniago dipercaya menjabat sebagai Menko Polkam menggantikan Jenderal Pol (Purn) Budi Gunawan.
Namun, di tengah gelombang penghormatan ini, Letjen TNI (Purn) AM Putranto justru diberhentikan dari jabatannya sebagai Kepala Staf Kepresidenan (KSP).
Keputusan pemberhentian ini diumumkan oleh Deputi Bidang Administrasi Aparatur Kementerian Sekretariat Negara, Nanik Purwanti, yang membacakan salinan Keppres Nomor 96P/2025, 97P/2025, dan 152P/2025.
Dulu Dikenal sebagai Orang Dekat Prabowo
AM Putranto, yang sebelumnya dikenal sebagai orang dekat Prabowo Subianto dan menjabat sebagai Asisten Khusus Menteri Pertahanan (Menhan) dan pendukungnya di Pilpres 2024, kini harus menerima kenyataan pahit.
Kariernya di TNI AD terbilang gemilang. Ia pernah menjabat sebagai Pangdam II/Sriwijaya, Komandan Kodiklat TNI AD, dan berbagai posisi strategis lainnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Pencopotan-AM-Putranto-cvdbf.jpg)