Reshuffle Kabinet
Jelang Reshuffle Kabinet, Djamari Chaniago Digadang Jadi Menko Polkam dan Erick Thohir Menpora
Jelang reshuffle Kabinet Merah Putih, Djamari Chaniago digadang jadi Menko Polkam, Erick Thohir dikabarkan bakal Menpora.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/erick-dan-Djamari.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM -- Isu perombakan Kabinet Merah Putih kembali mencuat menjelang Rabu (17/9/2025).
Dua posisi menteri yang kosong, yakni Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polkam) serta Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), dikabarkan akan segera terisi.
Di tengah spekulasi, nama Letjen TNI (Purn) Djamari Chaniago muncul sebagai kandidat kuat Menko Polkam, sementara Erick Thohir dikabarkan akan mengisi kursi Menpora yang ditinggalkan Dito Ariotedjo.
Djamari Chaniago dikenal memiliki rekam jejak panjang di TNI, mulai dari Pangdam III/Siliwangi hingga Kepala Staf Umum TNI.
Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polkam) memiliki peran strategis dalam pemerintahan.
Jabatan ini bertanggung jawab untuk mengoordinasikan, menyinkronkan, dan mengendalikan kebijakan serta pelaksanaan urusan pemerintahan di bidang politik, hukum, dan keamanan.
Menko Polkam juga berfungsi sebagai penghubung antar kementerian dan lembaga terkait, termasuk TNI, Polri, BIN, dan Kemendagri, guna memastikan stabilitas nasional dan penegakan hukum yang efektif.
Selain itu, Menko Polkam merumuskan kebijakan strategis nasional terkait isu-isu pertahanan, keamanan dalam negeri, demokrasi, hingga perlindungan hak-hak warga negara.
Dengan posisi yang bersifat koordinatif dan supervisi, Menko Polkam menjadi ujung tombak pemerintah dalam menangani konflik politik, menjaga keamanan nasional, dan memastikan harmonisasi kebijakan lintas sektor agar tercipta pemerintahan yang stabil dan efektif.
Baca juga: Erick Thohir hingga Raffi Ahmad, 7 Kandidat Calon Menpora Pengganti Dito Ariotedjo
Sementara Erick Thohir, selain menjabat Menteri BUMN saat ini, juga aktif dalam dunia olahraga nasional sebagai Ketua Umum PSSI dan pengusaha yang pernah memiliki klub internasional.
Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) memegang peran penting dalam mengembangkan potensi generasi muda serta pembinaan olahraga nasional.
Jabatan ini bertugas merumuskan dan melaksanakan kebijakan pemerintah terkait kepemudaan, olahraga prestasi, olahraga rekreasi, dan pembinaan atlet, sekaligus mendorong partisipasi masyarakat dalam kegiatan olahraga.
Menpora juga berperan sebagai fasilitator bagi organisasi kepemudaan dan olahraga, mendukung event nasional maupun internasional, serta menjembatani aspirasi generasi muda dengan program-program pemerintah.
Posisi ini strategis untuk membangun karakter, kesehatan, dan prestasi pemuda Indonesia agar mampu bersaing di tingkat global.
Baca juga: Rincian Gaji dan Tunjangan Resmi yang Didapatkan PPPK Paruh Waktu Lulusan SMA, Diploma dan Sarjana
Hingga kini, Presiden Prabowo Subianto belum mengumumkan secara resmi pengisian kedua posisi strategis ini, sehingga publik masih menanti kabar resmi pelantikan.
Dilansir dari Tribunnews.com, Berikut isu atau rumor terkait nama menteri yang akan dilantik Prabowo
- Menkopolkam Djamari Chaniago
- Menpora Erick Thohir
- Kepala BRIN Arif Satria IPB (Jumat pelantikan)
- Wamenaker Afriansyah Noor
- Wamenhut Rohmat Marzuki (Gerindra)
- Wamenkop Farida Faricha (PKB)
Isu Reshuffle
Presiden Prabowo Subianto dikabarkan akan melakukan perombakan atau reshuffle kabinet pemerintahannya pada Rabu ini, 17 September 2025.
Baca juga: 4 Jenderal Purnawirawan TNI Digadang Jadi Menko Polkam Baru, Bakal Dilantik Prabowo Sore Ini
Kepala Badan Pengendalian Pembangunan dan Investigasi Khusus (Bappisus) Aris Marsudiyanto, saat ditanya wartawan, kemarin, mengatakan tidak tahu persis soal isu itu.
Namun yang pasti, kata dia, setelah perombakan kabinet diputuskan, maka akan disampaikan oleh Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi.
"Saya tidak tahu persis ya. Nanti setelah diputuskan biar disampaikan Mensesneg (Menteri Sekretaris Negara)," kata Aris di Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa, (16/9/2025).
Aris mengaku diajak Presiden Prabowo membahas soal kabinet.
Namun ia mengatakan terkait dengan perombakan kabinet, baik itu jadwal, maupun orang-orang yang mengisinya merupakan hak prerogatif Presiden.
"Kabinet kan hak prerogatif pak presiden ya. Saya gak bisa menyampaikan," katanya.
Baca juga: Rencana Pedestrian Kanal Tanggidaa Gorontalo Jadi Kawasan Kuliner Tuai Komentar Pro-Kontra Warga
Terkait mengenai kabar sejumlah tokoh masuk radar kursi Menkopolkam yang kosong sepeninggal Budi Gunawan, Aris menjawab diplomatis.
Ia mengatakan bahwa Presiden pasti akan mencari putra putri terbaik untuk mengisi jabatan tersebut. (*)
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com
| Prediksi Posisi Baru Meutya Hafid oleh Prabowo Jika Berubah dari Menkomdigi |
|
|---|
| Presiden Prabowo Subianto mengirim Pesan Tegas Kepada Jajaran Menterinya |
|
|---|
| Dicopot dari Kepala Staf Kepresidenan, Kini AM Putranto Kini Jadi Komisaris Utama PT Pegadaian |
|
|---|
| Profil Dony Oskaria, Plt Menteri BUMN Pengganti Erick Thohir |
|
|---|
| Ijazah Erick Thohir Disinggung Dito Ariotedjo saat Acara Sertijab Menpora 2025: Amankan Pak? |
|
|---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.