TNI Vs Ferry Irwandi
Pengamat Connie Bakrie Kritik TNI Sibuk Urusi Ferry Irwandi 'Tidak Masuk Akal'
Tindakan sejumlah jenderal TNI dalam upaya melaporkan influencer Ferry Irwandi ke polisi disoroti Pengamat Pertahanan, Prof Connie Rahakundini Bakrie.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Prof-Connie-kritik-TNI-sibuk-urusi-Ferry-Irwandi.jpg)
Senada, anggota Komisi I DPR RI, Mayjen (Purn) TB Hasanuddin, juga menegaskan bahwa pencemaran nama baik hanya bisa diproses hukum jika ditujukan kepada perorangan.
Hasanuddin juga menyinggung pentingnya penjelasan dari TNI mengenai tindakan Ferry Irwandi yang dianggap mengancam pertahanan siber.
Yusril Ihza Mahendra pun menyarankan agar TNI mengkaji tulisan-tulisan Ferry. Ia menilai jika tulisan tersebut bersifat kritik yang konstruktif, maka hal itu merupakan bagian dari kebebasan berpendapat yang dijamin oleh UUD.
Sebelumnya, Dansatsiber TNI, Brigjen Juinta Omboh Sembiring, bersama tiga jenderal lainnya, telah mengunjungi Polda Metro Jaya pada Senin (8/9/2025) untuk berkonsultasi mengenai kasus ini.
Juinta menyatakan bahwa hasil patroli siber TNI menemukan adanya dugaan tindak pidana pencemaran nama baik.
Ferry Irwandi sendiri telah menyatakan kesiapannya jika memang harus diproses secara hukum. Dalam unggahannya di Instagram, ia menegaskan tidak akan lari atau melakukan playing victim.
(tribungorontalo.com/tribunjakarta.com/tribunnews.com)