Gerhana Bulan Total di Gorontalo
BREAKING NEWS: Gerhana Bulan Total atau Blood Moon di Gorontalo
Fenomena gerhana bulan total atau juga yang disebut Blood Moon dapat disaksikan di Gorontalo malam ini, Senin (8/9/2025).
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/FOTO-AI-Fenomena-alam-malam-ini-di-Gorontalo-yakni-Gerhana-Bulan-total.jpg)
Gerhana bulan total ini diperkirakan dimulai sekitar pukul 11.28 pagi waktu ET atau sekitar 22.28 WIB, dan akan berlangsung hampir setengah malam penuh.
Bagi yang tidak bisa melihat secara langsung, acara langit ini bisa disaksikan lewat siaran langsung Time and Date atau The Virtual Telescope Project.
Apa Itu Blood Moon?
Blood Moon adalah sebutan lain dari gerhana bulan total.
Fenomena ini terjadi saat Bumi berada tepat di antara matahari dan bulan.
Hal ini menyebabkan cahaya matahari yang biasanya menyinari bulan terhalang.
Tidak seperti gerhana matahari total yang hanya bisa dilihat di jalur tertentu, gerhana bulan total bisa disaksikan dari mana saja asalkan langit dalam kondisi malam hari.
Menariknya, meski cahaya matahari tertutup, bulan tidak berubah menjadi gelap total.
Justru, ia akan memancarkan cahaya kemerahan kecokelatan yang dramatis dan memikat.
Mengapa Bulan Bisa Berwarna Merah?
Banyak orang mungkin bertanya-tanya, mengapa bulan saat gerhana berubah merah, bukan hitam? Jawabannya ada pada pembiasan cahaya.
Ketika Bumi menghalangi cahaya matahari, sinar tersebut harus melewati atmosfer Bumi terlebih dahulu.
Dalam prosesnya, cahaya dengan panjang gelombang pendek seperti biru dan ungu akan tersaring.
Kemudian cahaya dengan panjang gelombang lebih panjang seperti merah dan oranye berhasil menembus hingga ke permukaan bulan.
Hasilnya, bulan akan terlihat bercahaya merah darah, yang kemudian dikenal dengan sebutan Blood Moon.(*)