Minggu, 8 Maret 2026

Berita Internasional

475 Pekerja Ilegal Ditangkap di Pabrik Baterai Hyundai-LG di AS, Mayoritas Warga Korea Selatan

Sedikitnya 475 orang ditangkap dalam penggerebekan di lokasi pembangunan pabrik baterai Hyundai-LG di Ellabell, negara bagian Georgia,

Tayang:
Editor: Wawan Akuba
zoom-inlihat foto 475 Pekerja Ilegal Ditangkap di Pabrik Baterai Hyundai-LG di AS, Mayoritas Warga Korea Selatan
Gmaps.
GMAPS - Hyundai Motor Group Metaplant America (HMGMA) 

TRIBUNGORONTALO.COM, Internasional – Sedikitnya 475 orang ditangkap dalam penggerebekan di lokasi pembangunan pabrik baterai Hyundai-LG di Ellabell, negara bagian Georgia, Amerika Serikat.

Mayoritas dari mereka diduga warga Korea Selatan yang bekerja secara ilegal, menurut pernyataan pejabat federal pada Jumat (5/9/2025).

Steven Schrank, agen khusus Homeland Security Investigations (HSI) di Atlanta, menyebut operasi ini sebagai penggerebekan terbesar di satu lokasi dalam sejarah lembaganya.

Ia menegaskan, aksi tersebut bukan sekadar razia imigrasi.

“Ini bukan operasi imigrasi di mana agen masuk, mengumpulkan orang, lalu memasukkan mereka ke dalam bus. Ini adalah investigasi kriminal berbulan-bulan terkait dugaan praktik kerja ilegal dan pelanggaran federal serius,” kata Schrank.

Presiden Donald Trump, saat ditanya wartawan di Gedung Putih, menyatakan, “Saya akan katakan mereka imigran ilegal, dan ICE hanya melakukan tugasnya.”

Respons Korea Selatan

Pemerintah Korea Selatan menyatakan “keprihatinan dan penyesalan” atas penggerebekan tersebut, serta mendesak Washington menghormati hak-hak warganya.

“Aktivitas ekonomi investor kami dan hak-hak sah warga negara kami tidak boleh dilanggar secara tidak adil dalam penegakan hukum AS,” kata juru bicara Kementerian Luar Negeri Korea Selatan, Lee Jae-woong.

Sumber di Seoul yang mengetahui kasus ini menyebut sekitar 300 warga Korea Selatan termasuk di antara yang ditahan.

Schrank menjelaskan, sebagian pekerja masuk AS dengan cara ilegal, sebagian menggunakan visa yang tidak mengizinkan mereka bekerja, dan sebagian lain telah melewati masa berlaku visanya.

Mereka kini diserahkan ke Immigration and Customs Enforcement (ICE) untuk kemungkinan deportasi.

“Operasi ini menegaskan komitmen kami melindungi lapangan kerja bagi warga Georgia dan Amerika, menciptakan persaingan bisnis yang adil, menjaga integritas ekonomi, serta melindungi pekerja dari eksploitasi,” kata Schrank.

Hyundai dan LG Buka Suara

Hyundai Motor Company menyatakan tengah “memantau secara ketat” situasi di lokasi pembangunan pabrik di Georgia.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Jadwal Imsakiyah
Minggu, 08 Maret 2026 (18 Ramadan 1447 H)
Kota Gorontalo
Imsak 04:31
Subuh 04:41
Zhuhr 12:02
‘Ashr 15:11
Maghrib 18:05
‘Isya’ 19:13

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved