Berita Nasional

Sri Mulyani Diisukan Mundur, Menteri Ekonomi Peringatkan Dampak Guncangan ke Rupiah dan IHSG

Sejumlah ekonom memperingatkan, jika isu ini benar-benar menjadi kenyataan, maka pasar keuangan Indonesia bisa mengalami guncangan besar.

|
Editor: Minarti Mansombo
Tribunnews.com/ Taufik Ismail
SRI MULYANI - Beredar isu Sri Mulyani stres rumahnya dijarah, selain itu tekanan soal anggaran membuatnya ingin mundur. Menurut sejumlah ekonom, kabar ini berpotensi mengguncang pasar keuangan bila terbukti benar.  

TRIBUNGORONTALO.COM -- Isu pengunduran diri Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati kembali mencuat di tengah situasi nasional yang tengah memanas.

Sejumlah ekonom memperingatkan, jika isu ini benar-benar menjadi kenyataan, maka pasar keuangan Indonesia bisa mengalami guncangan besar.

Nilai tukar rupiah, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), hingga pasar obligasi berpotensi mengalami tekanan hebat.

Sri Mulyani dinilai sebagai figur yang sangat dihormati oleh pelaku pasar, baik domestik maupun internasional.

Saat ini Indonesia sedang tak kondusif, baik aspek keamanan maupun ekonomi.

Untuk aspek keamanan, Indonesia masih dihantui oleh demo mahasiswa yang memicu amuk massa.

Sedangkan aspek ekonomi, saat ini daya beli masyarakat sedang lesu, membuat sektor riil menurun.

Di tengah ketidakpastian ini, muncul isu Menteri Keuangan Sri Mulyani ingin mundur dari Kabinet Merah Putih.

Beredar isu Sri Mulyani stres rumahnya dijarah, selain itu tekanan soal anggaran membuatnya ingin mundur.

Menurut sejumlah ekonom, kabar ini berpotensi mengguncang pasar keuangan bila terbukti benar. 

Manajer Riset dan Pengetahuan The Prakarsa, Roby Rushandie, menilai Sri Mulyani menjadi figur penting di mata investor domestik maupun global. 

Jejaring kuatnya di pasar keuangan internasional membuat Sri Mulyani mampu menarik minat investor. 

Posisi itu dinilai menguntungkan pemerintah yang masih mengandalkan utang untuk membiayai negara. 

“Dengan isu ini kalau saya perkirakan jika benar-benar mundur ya, maka financial market pasti anjlok. Apalagi pasar saham, kemudian rupiah dan juga pasar obligasi,” ujar Roby dikutip dari Kompas.com.

Baca juga: Bupati Thariq Modanggu Hadiri HUT ke-80 Kejaksaan, Ajak Sinergi Bangun Gorontalo Utara

Ia menambahkan, gejolak pasar juga akan dipengaruhi oleh sosok pengganti Sri Mulyani

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Jadwal Imsakiyah
Minggu, 22 Februari 2026 (4 Ramadan 1447 H)
Kota Gorontalo
Imsak 04:33
Subuh 04:43
Zhuhr 12:05
‘Ashr 15:20
Maghrib 18:07
‘Isya’ 19:16

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved