Kamis, 2 April 2026

Kecelakaan Kapal Nazila 05

Cerita Warga Gorontalo Keluarga ABK KM Nazila 05 yang Tenggelam di Perairan Taliabu Maluku Utara

21 ABK KM Nazila 05 asal Sulawesi Utara dan Gorontalo ini tiba di Pelabuhan Pelindo Gorontalo pada Selasa (31/03/2026)  pukul 21.24 Wita.

Tayang:
Penulis: Herjianto Tangahu | Editor: Aldi Ponge
zoom-inlihat foto Cerita Warga Gorontalo Keluarga ABK KM Nazila 05 yang Tenggelam di Perairan Taliabu Maluku Utara
TribunGorontalo.com/Herjianto Tangahu
REKAN DAN KELUARGA -- Wati Tololio (keluarga ABK) dan Alwin Pinabas (rekan nelayan) saat berada di Pelabuhan Gorontalo, Selasa (31/3/2026). Mereka menyambut kedatangan 21 ABK KM Nazila 05 yang selamat usai terombang-ambing selama 13 jam di perairan Taliabu. 

Ringkasan Berita:
  • Cerita warga Gorontalo keluarga anak buah kapal (ABK) KM Nazila 05 yang tenggelam di Perairan Taliabu
  • 21 ABK KM Nazila 05 asal Sulawesi Utara dan Gorontalo ini tiba di Pelabuhan Pelindo Gorontalo

TRIBUNGORONTALO.COM - Cerita warga Gorontalo keluarga anak buah kapal (ABK) KM Nazila 05 yang tenggelam di Perairan Taliabu, Provinsi Maluku Utara
 
21 ABK KM Nazila 05 asal Sulawesi Utara dan Gorontalo ini tiba di Pelabuhan Pelindo Gorontalo pada Selasa (31/03/2026)  pukul 21.24 Wita.

Mereka dibawa di Basarnas lewat Gorontalo setelah 13 Jam mengapung di Laut Taliabu Maluku Utara akibat kecelakaan kapal. 

Di Pelabuhan Gorontalo, ada beberapa keluarga dan orang terdekat para ABK datang menunggu. 

Wati Tololio, mengaku baru mengetahui kabar tenggelamnya kapal dari anaknya.

"Saya tau informasi dari anak," ujarnya kepada TribunGorontalo.com, Selasa (31/3/2026) malam. 

Mendengar kabar tersebut, ia tak menunggu lama. Dari kediamannya di Kecamatan Telaga, Kabupaten Gorontalo, Wati langsung menuju pelabuhan untuk menunggu proses evakuasi.

Setibanya di lokasi, ia terus memantau kedatangan para korban sambil berharap semuanya dalam keadaan selamat. 

Ia juga mengungkapkan bahwa anaknya sebenarnya memiliki keterkaitan dengan para ABK.

"Kebetulan anak saya yang tua, kerja sama-sama mereka di kapal, tapi dia tidak ikut di melaut," ungkapnya. 

Menurutnya, sang anak merupakan bagian dari kru, namun kebetulan tidak ikut berlayar saat kejadian nahas itu terjadi. 

Saat ini, anaknya masih berada di wilayah Kema, Minahasa Utara, Provinsi Sulawesi Utara. 

"Kalau anak dalam perjalanan dari sana, saya memang di sini, di Telaga," tukasnya. 

Tak hanya datang untuk memastikan kondisi para ABK, Wati juga membawa makanan untuk para ABK. 

Ia bahkan berinisiatif untuk menyampaikan kabar kondisi para korban kepada keluarga mereka di kampung halaman.

KAPAL TENGGELAM -- 21 ABK Kapal Nazila 05 tiba di Pelabuhan Pelindo Gorontalo setelah berhasil diselamatkan tim SAR, Selasa (31/3/2026).
KAPAL TENGGELAM -- 21 ABK Kapal Nazila 05 tiba di Pelabuhan Pelindo Gorontalo setelah berhasil diselamatkan tim SAR, Selasa (31/3/2026). (TribunGorontalo.com/Herjianto Tangahu)

Alwin Pinabas, ABK KM Nazila 05 mengaku seharusnya berada dalam pelayaran tersebut. Namun, ia memilih pulang kampung ke Gorontalo, tepatnya di Limboto.. 

Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved