Makanan Bergizi Gratis
SPPG Limba U Kota Gorontalo Sepi, Diduga Kena Sanksi Tutup Sementara
SPPG Limba U Satu diduga menjadi salah satu SPPG yang kena sanksi penghentian sementara atau suspend.
Penulis: Jefry Potabuga | Editor: Aldi Ponge
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/SPPG-Limba-U-Satu-jjjjj.jpg)
Sementara itu, SDN 27 Kota Selatan penerima program Makan Bergizi Gratis (MBG) dari SPPG) Limba U Satu tampak tertutup. Tidak ada kegiatan belajar mengajar karena sekolah dalam masa libur.
SPPG Limba U Kota Gorontalo Diduga Ditutup Akibat Bagikan Roti Berjamur
Sebelumnya, Senin (16/3/2026), viral di media sosial makanan yang dibagikan ke siswa menuai keluhan dari orangtua murid karena roti berjamur. Roti tersebut dibagikan kepada siswa di SDN 27 Kota Selatan, Kota Gorontalo.
Kepala SPPG Limba U Satu Kota Selatan, Fitra Nadji, menjelaskan pihaknya langsung melakukan pengecekan setelah menerima laporan dari sekolah.
Ia mengatakan, roti yang dibagikan kepada siswa berasal dari pelaku UMKM di Kota Gorontalo yang memproduksi ribuan roti untuk program MBG.
“Semalam roti yang masuk sudah kami cek kembali dan disortir. Kami belum menemukan indikasi roti itu berjamur saat pemeriksaan awal di SPPG,” ujar Fitra saat diwawancarai, Senin (16/3/2026).
Dari hasil pemeriksaan sementara, ditemukan sekitar 50 roti yang tidak layak konsumsi.
2 Dapur MBG di Gorontalo Ditutup, BGN Temukan Pelanggaran SOP
Badan Gizi Nasional (BGN) Regional Gorontalo mengambil langkah tegas dengan menghentikan sementara operasional dua dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang menjadi bagian dari Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Dua dapur tersebut masing-masing berada di Kelurahan Limba U, Kota Gorontalo dan Desa Tuladenggi, Kecamatan Telaga Biru, Kabupaten Gorontalo.
Informasi penutupan inidisampaikan Wakil Gubernur Gorontalo, Idah Syahidah yang juga menjabat sebagai Ketua Satgas BGN Provinsi Gorontalo melalui akun Facebook pribadinya.
“Ada dua SPPG yang ditutup Limba U dan Tuladenggi menyusul yang lain,” tulis Idah dalam status yang diposting sekitar pukul 05.30 Wita, Rabu (18/3/2026).
Penutupan ini bukan tanpa alasan. Berdasarkan hasil inspeksi mendadak (sidak) yang dilakukan BGN dalam beberapa pekan terakhir, ditemukan berbagai pelanggaran terhadap standar operasional prosedur (SOP) yang telah ditetapkan.
Saat ditemui TribunGorontalo.com, Idah Syahidah menjelaskan bahwa tim BGN secara intensif melakukan pengawasan terhadap seluruh dapur MBG di Provinsi Gorontalo.
“Dalam beberapa minggu terakhir, tim BGN intensif melakukan inspeksi ke seluruh dapur MBG di Provinsi Gorontalo dan mendapati masih banyak kekurangan, baik dari sisi penerapan SOP dapur maupun tata letak (layout) yang tidak sesuai standar,” kata Idah.
Selain temuan langsung di lapangan, BGN juga menerima berbagai laporan dari masyarakat, mulai dari guru, wartawan, aktivis mahasiswa hingga orang tua penerima manfaat.
Aduan tersebut kemudian ditindaklanjuti melalui peninjauan dan evaluasi menyeluruh.
| Bayi di Tuladenggi Gorontalo Diduga Keracunan Kue Sus MBG, SPPG Ditutup Sementara |
|
|---|
| Wagub Idah Syahidah Tutup 2 SPPG di Kota Gorontalo: Menyusul yang Lain |
|
|---|
| Mulai Tahun Depan, 100 Ribu Lansia Terlantar akan Menerima Dukungan Makanan Bergizi Gratis |
|
|---|
| Akibat Santap Menu MBG, Ratusan Siswa SMP di Bandung Mual dan Diare, Diduga Keracunan Makanan |
|
|---|