Polemik Bansos Gorontalo
Padahal Masih Hidup! Lansia di Gorontalo Tercatat Meninggal di Dukcapil, Pantas Dicoret dari Bansos
Fakta terungkap di balik dugaan terhentinya bantuan bagi dua nenek kakak beradik penyandang tunanetra di Kelurahan Padebuolo, Kecamatan Kota Timur
Penulis: Herjianto Tangahu | Editor: Wawan Akuba
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/KELIRU-DATA-Hapisah-Katili-lansia-76-tahun-di-Kelurahan-Padebuolo-Kota-Gorontalo.jpg)
Ia juga mengungkapkan bahwa berkas milik Hapisah sempat berada pada pihak lain.
Untuk memastikan kejelasan data, ia meminta ketua RT setempat membantu menelusuri dokumen tersebut.
Baca juga: Dahlan Dahi Terima Penghargaan PWI Awards 2026, Munir Sebut Figur Tulus dan Ikhlas
Ternyata, berkas dari Hapisah justru berada di tangan mantan pegawai di kelurahan tersebut.
Tiba-tiba "Hidup"
Setelah dilakukan koordinasi lanjutan dengan Dukcapil, pihak kelurahan menemukan perkembangan terbaru.
Nama Hapisah disebut sudah kembali muncul dalam data kependudukan. Artinya, ia kembali "hidup" secara administratif.
“Tiba-tiba kemarin torang (kami) cek, namanya sudah ada di Dukcapil desil 5,” ujarnya.
Rosdiyati menduga perubahan data tersebut terjadi karena sudah ada pihak yang mengurus kembali dokumen yang sebelumnya bermasalah.
Meski begitu, ia mengaku masih bingung mengapa kesalahan pencatatan meninggal dunia bisa terjadi pada warganya yang masih hidup.
Kasus ini menjadi telah sorotan karena berdampak langsung pada terhentinya bantuan sosial yang sangat dibutuhkan oleh lansia penyandang disabilitas tersebut.
Kelurahan Padebuolo berada dekat dengan pusat pemerintahan Kota Gorontalo. Jika ditarik garis lurus, wilayah ini hanya berjarak 6 menit dari Kantor Wali Kota Gorontalo.
Wilayah ini juga beririsan dengan sejumlah kantor pemerintahan, ada Bapppeda Provinsi Gorontalo, Kantor Perwakilan Wilayah Bank Indonesia (KPW BI) Gorontalo, Serta Badan Keuangan.
Padebuolo juga merupakan akses utama menuju Kantor Gubernur Gorontalo dan DPRD Provinsi Gorontalo yang berada di Puncak Botu. (*)