Operasi Keselamatan Otanaha 2026
40 Pengendara di Kota Gorontalo Kena Tilang di Hari Kedua Operasi Keselamatan Otanaha 2026
Hari kedua pelaksanaan Operasi Keselamatan Otanaha 2026, Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polresta Gorontalo Kota menilang 40 pengendara
Penulis: Jefry Potabuga | Editor: Wawan Akuba
“Total yang kami jaring hari ini ada 40 pengendara. Dari jumlah itu, 28 pengendara tidak memiliki SIM, sesuai Pasal 281 ayat 1, dan 12 pengendara lainnya melakukan pelanggaran lain seperti muatan berlebih dan boncengan lebih dari dua orang,” jelasnya.
Menurut Agus, pelanggaran tersebut sangat berpotensi membahayakan keselamatan, baik bagi pengendara itu sendiri maupun pengguna jalan lainnya.
Selain itu Agus menambahkan, dalam Operasi Keselamatan Otanaha 2026, pihaknya menargetkan lokasi-lokasi rawan kecelakaan dan rawan kemacetan sebagai sasaran utama operasi.
Baca juga: Total 181 Pelanggar Terjaring Razia Polantas Kota Gorontalo dalam 2 Pekan Operasi Otanaha
“Target operasi kami itu daerah rawan kecelakaan dan rawan kemacetan. Jalan Pangeran Hidayat atau Jalan Dua Susun ini termasuk salah satu ruas jalan yang menjadi perhatian kami,” ungkapnya.
Ia menyebut, tingginya aktivitas kendaraan di jalur tersebut menjadi alasan petugas rutin melakukan pengawasan dan penindakan.
Meski melakukan penilangan, Agus menegaskan bahwa Operasi Keselamatan Otanaha 2026 tidak semata-mata bertujuan untuk memberikan sanksi, melainkan lebih mengedepankan keselamatan dan edukasi kepada masyarakat.
“Untuk operasi ini kami kedepankan keselamatan dan edukasi. Apabila pelanggaran masih bisa kami bijaksanai, maka kami bijaksanai,” katanya.
Namun, lanjut Agus, jika pelanggaran dinilai membahayakan keselamatan, petugas akan tetap melakukan penindakan tegas.
“Kalau sudah rawan keselamatan, maka kami akan tindak dan kami berikan penilangan langsung,” tegasnya.
Operasi Keselamatan Otanaha 2026 dijadwalkan berlangsung selama dua pekan, mulai 2 Februari hingga 16 Februari 2026.
Selama periode tersebut, Satlantas Polresta Gorontalo Kota akan menggelar operasi di sejumlah titik di wilayah Kota Gorontalo.
Di akhir keterangannya, Agus mengimbau masyarakat Kota Gorontalo, khususnya pengendara roda dua dan roda empat, agar selalu mengutamakan keselamatan saat berkendara.
“Kami mengimbau kepada seluruh pengendara agar menjadikan keselamatan sebagai kebutuhan utama dalam berlalu lintas. Masih banyak keluarga yang menunggu kita di rumah,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan pengendara untuk selalu memeriksa kondisi kendaraan sebelum digunakan.
“Pastikan kendaraan dalam kondisi baik, rem berfungsi, dan kelengkapan kendaraan serta surat-surat lengkap, agar keselamatan kita di jalan bisa terjaga,” pungkasnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/OPERASI-KESELAMATAN-Satlantas-Polresta-Gorontalo-Kota-melaksanakan.jpg)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/OPERASI-POLISI-Seorang-personel-Polantas-Kota-Gorontalo-memberhentikan-mobil-pickup-b.jpg)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/PEMERIKSAAN-Seorang-pengemudi-sepeda-motor-tampak-dimintai.jpg)