Bau Ayam di Tenilo
Gara-gara Bau! Pemilik Bisnis Ayam Petelur di Tenilo Kota Gorontalo Diberi Waktu Sebulan Pindah
DPRD Kota Gorontalo mengambil keputusan untuk menghentikan sementara aktivitas peternakan ayam petelur yang selama ini menjadi keluhan warga
Penulis: Jefry Potabuga | Editor: Wawan Akuba
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/BAU-KANDANG-DPRD-Kota-Gorontalo-hentikan-sementara-bisnis-kandang.jpg)
Dampak kandang ayam dirasakan langsung oleh puluhan warga karena jaraknya yang sangat dekat dengan rumah penduduk.
“Hampir 42 kepala keluarga terdampak langsung,” ungkap Usyaman.
Keputusan RDP diharapkan menjadi jalan keluar atas keluhan warga yang selama ini hidup berdampingan dengan bau menyengat dari kandang ayam.
DPRD berkomitmen mengawal hasil kesepakatan, sementara warga berharap satu bulan yang diberikan menjadi akhir dari persoalan tersebut.
Pantauan Tribun Gorontalo, sejumlah OPD hadir dalam RDP, termasuk Dinas Peternakan Kota Gorontalo, DLH, perwakilan kelurahan, kecamatan, warga terdampak, dan pemilik usaha.
Rapat yang cukup alot ini berhasil menemukan solusi sementara dengan kesimpulan memberikan kesempatan satu bulan bagi pemilik kandang untuk memindahkan ternak.(*)