Update Pasar Gorontalo
Update Harga Pangan di Pasar Andalas Kota Gorontalo per Sabtu 24 Januari 2025
Menjelang Ramadan Februari 2026, kondisi harga bahan pokok di Pasar Andalas, Kota Gorontalo, terpantau relatif aman dari
Penulis: Jefry Potabuga | Editor: Wawan Akuba
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/BAHAN-POKOK-Potret-pedagang-di-pasar-mingguan-Andalas-Kecamatan-Kota-Utara.jpg)
Ia menjelaskan, pasokan beras saat ini masih ditopang dari sejumlah wilayah produksi di Gorontalo, seperti Paguyaman yang baru memasuki masa panen, Limboto, dan Telaga, serta pasokan dari luar daerah seperti Makassar.
“Sekarang masih ada stok dari Paguyaman yang baru panen, dari Limboto, Telaga, dan juga dari Makassar. Jadi sampai sekarang stok masih aman,” ujarnya.
Meski demikian, Arya memprediksi kondisi harga beras bisa berubah saat memasuki Februari 2026. Ia memperkirakan harga akan kembali bergerak naik seiring meningkatnya permintaan menjelang Ramadan serta adanya pengambilan stok oleh Bulog.
“Biasanya kalau sudah Februari itu mulai naik. Apalagi stok dari Makassar, kemudian Bulog juga ambil. Di situ biasanya harga ikut bergerak,” katanya.
Ia mengakui, tantangan terbesar yang dihadapi pedagang saat ini adalah ketidakstabilan harga yang membuat perhitungan usaha menjadi lebih sulit.
“Kesulitan kami itu harga tidak stabil. Turun terus, jadi susah juga mau atur perhitungan. Pedagang serba hati-hati,” ujarnya.
Sementara itu, untuk komoditas ikan, harga kakap merah di Pasar Andalas terpantau berada di angka Rp14.500 per kilogram. Untuk pembelian dalam jumlah besar, harganya mencapai sekitar Rp710 ribu per koli. Pedagang menyebut harga ikan relatif lebih stabil dibandingkan beras.
Pergerakan harga justru mulai terasa pada komoditas cabai. Andri Aneta, pedagang rempah-rempah di Pasar Andalas, mengatakan harga cabai rawit partai kini berada di kisaran Rp32 ribu per kilogram, sementara harga eceran mencapai Rp40 ribu per kilogram.
“Kemarin itu masih Rp30 ribu, sekarang sudah naik. Memang mulai terasa pergerakannya,” ujar Andri.
Menurutnya, kenaikan harga cabai rawit mulai terjadi sejak beberapa hari terakhir. Namun, untuk jenis cabai lainnya, harga masih relatif stabil.
“Cabai keriting masih Rp15 ribu per kilo, sama dengan minggu kemarin. Tomat yang naik, dari Rp10 ribu sekarang sudah Rp12 ribu per kilo,” katanya.
Untuk komoditas bawang, harga bawang merah masih bertahan di Rp40 ribu per kilogram, begitu pula dengan bawang putih yang juga dijual di angka Rp40 ribu per kilogram.
“Bawang merah dan bawang putih belum ada perubahan. Masih sama,” ujarnya.
Pergerakan harga juga terjadi pada minyak goreng. Rahman Mustapa, pedagang minyak goreng di Pasar Andalas, mengatakan harga minyak goreng kampung kini dijual Rp28 ribu per botol mineral, naik dari sebelumnya yang berada di kisaran Rp20 ribu hingga Rp25 ribu.
“Minyak goreng kampung sekarang sudah Rp28 ribu. Sebelumnya masih di kisaran Rp20 sampai Rp25 ribu,” kata Rahman.