Update Pasar Gorontalo

Nelayan Kesulitan Melaut, Harga Ikan di Pasar Sentral Gorontalo Naik 40 Persen

Hujan yang terus menerus mengguyur wilayah Gorontalo dua minggu terakhir memberikan dampak pada masyarakat Gorontalo.

Penulis: Nur Ainsyah Habibie | Editor: Wawan Akuba
FOTO: Nur Ainsyah Habibie, TribunGorontalo.com
Transaksi jual beli ikan di Pasar Sentral Kota Gorontalo. 

TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo - Harga Ikan di Pasar Sentral, Kota Gorontalo mengalami kenaikan pada Sabtu, (5/10/24). 

Hujan yang terus menerus mengguyur wilayah Gorontalo dua minggu terakhir memberikan dampak pada masyarakat Gorontalo.

Salah satu nelayan di Kelurahan Leato, keluhkan adanya cuaca buruk dan gelombang tinggi di perairan Gorontalo.

Hal tersebut dikeluhkan karena membuat frekuensi melaut berkurang.

“Belum melaut karena cuaca tidak bersahabat, kami tidak bisa memaksa saat cuaca ekstrem seperti ini,”ujar Adrian (32). 

Diakuinya, keselamatan merupakan prioritas utama. 

“Ombak masih tinggi, sangat berisiko kalau dipaksa, keselamatan paling utama,” pungkasnya.

Tak hanya memberikan dampak terhadap nelayan.

Kenaikan harga ini juga berdampak pada pedagang ikan dan konsumen di pasar sentral Gorontalo. 

Para pedagang mengakui bahwa mereka kesulitan mendapatkan stok ikan segar.

“Pasokan ikan dari nelayan menurun, kami kesulitan mencari ikan segar,” ucap Iton (56) salah satu pedagang ikan di pasar sentral Gorontalo.

Secara terpaksa para pedagang menaikkan harga untuk mengimbangi keterbatasan pasokan.

“Akibatnya di sini (pasar sentral) kami menaikkan harganya,” lanjutnya. 

Pedagang ikan tersebut juga menyebutkan bahwa sebelumnya harga ikan kembung, ikan tongkol, dan ikan malalugis dijual 25 ribu per kilogram di pasaran, kini naik jadi 35 ribu per kilogram.

“Biasanya saya beli ikan oci (kembung) itu murah hanya 20 ribuan, sekarang sudah 35 ribu,” keluh salah satu pembeli di pasar sentral Gorontalo. 

Karena itu mereka berharap Pemerintah dapat segera mengambil langkah untuk membantu dan memastikan stabilitas harga ikan di pasaran.

“Kami berharap pemerintah setempat dapat membantu kami pedagang kecil,” harapnya.(*)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved