Pemkot Gorontalo
122 Honorer Kota Gorontalo Belum Terakomodir PPPK, Adhan Dambea Lapor ke Kepala BKN
Wali Kota Gorontalo, Adhan Dambea, menyampaikan langsung persoalan nasib tenaga honorer
Penulis: WawanAkuba | Editor: Aldi Ponge
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Wali-Kota-Gorontalo-Adhan-Dambea-ffff66666888.jpg)
Ia menegaskan, jika pemerintah serius membenahi data, memperbaiki tata kelola, serta bekerja dengan etika yang kuat, maka target tersebut sangat mungkin untuk dicapai.
“Kalau kita ingin daerah ini maju, maka anak-anaknya harus sehat dan sekolah. Target stunting 8 persen dan ATS nol bukan angka di atas kertas. Itu adalah tanggung jawab moral pemerintah kepada generasi berikutnya,” tegas Zudan.
Ia mengingatkan, peran aparatur sipil negara (ASN) menjadi sangat krusial dalam upaya tersebut.
Menurutnya, keberhasilan program pemerintah sering kali ditentukan oleh sikap, etika, dan keberanian ASN di lapangan dalam menjalankan kebijakan, bukan sekadar karena ketersediaan anggaran.
“Kita ini sering punya program bagus, anggaran cukup, tetapi tidak jalan karena etika kerja yang lemah. Masalah kita bukan cuma pada sistem, tapi pada sikap,” ujarnya.
Selain itu, Zudan turut menyinggung pentingnya menjaga stabilitas ekonomi masyarakat, khususnya dalam pengendalian inflasi dan harga bahan pokok.
Ia menyebut pemerintah daerah harus berani hadir di pasar dan mengambil kebijakan yang berpihak kepada rakyat, namun tetap dijalankan secara transparan, profesional, dan beretika.
“Kalau mau intervensi harga, lakukan dengan cara yang benar. Lindungi konsumen, tapi jangan mematikan petani dan pedagang. Di situlah pentingnya etika dalam pengambilan kebijakan,” kata dia.
Wali Kota Gorontalo, Adhan Dambea, dalam sambutannya menyampaikan bahwa workshop ini menjadi pengingat penting bagi seluruh jajaran Pemkot Gorontalo agar tidak hanya berorientasi pada target program, tetapi juga pada cara mencapainya.
“Kita ingin ASN di Kota Gorontalo tidak hanya pintar dan cepat, tetapi juga jujur, berintegritas, dan punya kepekaan sosial yang kuat,” ujar Adhan.
Workshop ini diikuti oleh jajaran pejabat dan ASN di lingkungan Pemerintah Kota Gorontalo.
Adhan tampak duduk bersama wakilnya, Indra Gobel di meja depan panggung utama Aula Rudis Wali Kota Gorontalo.
Zudan Arif dan Adhan Dambea Resmikan Korpri Mart dan Korpri Travel di Kota Gorontalo
Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) RI, Zudan Arif Fakrulloh, bersama Wali Kota Gorontalo, Adhan Dambea, meresmikan dua unit usaha baru milik Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri) Kota Gorontalo, yakni Korpri Mart dan Korpri Travel, Kamis (4/12/2025).
Zudan menyampaikan bahwa pendirian Korpri Mart dan Korpri Travel merupakan langkah strategis untuk membantu memenuhi kebutuhan aparatur sipil negara (ASN), terutama dalam hal kebutuhan pokok dan perjalanan dinas.
“Hari ini saya bersama Wali Kota Gorontalo, Adhan Dambea, meresmikan dua unit usaha, Korpri Mart yang merupakan toko, serta Korpri Travel. Tokonya memang tidak besar, tapi barangnya banyak. Di gudang tersedia beras, bahan makanan pokok, dan kebutuhan harian lainnya,” ujar Zudan.
| Respons Wawali Indra Gobel Terkait Dapur MBG di Kota Gorontalo yang Ditutup Wagub |
|
|---|
| Wawali Kota Gorontalo Indra Gobel Peringatkan Dapur MBG: Jangan Main-main dengan Gizi Anak |
|
|---|
| Sudah Disiapkan Rp2,3 Miliar, Kapan THR PPPK Paruh Waktu Kota Gorontalo Dibayarkan? |
|
|---|
| Jalan Palma Rusak Bertahun-Tahun, Kini Masuk Prioritas Perbaikan Pemkot Gorontalo |
|
|---|
| THR 4 Ribu ASN Kota Gorontalo Segera Cair! Rp21,6 Miliar Sudah Disiapkan |
|
|---|