Operasi Zebra Gorontalo
Pakai Kaus Polisi, Pengendara Berknalpot Brong Terobos Operasi Zebra Gorontalo Berujung Ditahan
Seorang pemuda nekat mengenakan kaus bertuliskan “Polisi” sambil mengendarai sepeda motor berknalpot brong.
Penulis: Jefry Potabuga | Editor: Fadri Kidjab
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Satlantas-Polresta-Gorontalo-Kota-melaksanakan-Operasi-Zebra-Otanaha-di-Jalan-Arif-Rahman-Hakim.jpg)
Ia menyebut, pada minggu pertama operasi dilakukan secara preventif, kemudian dilanjutkan dengan tindakan represif.
“Untuk minggu pertama kita lakukan preventif dulu, kemudian masuk represif,” jelasnya.
Meski demikian, tindakan penilangan tetap dilakukan dengan pendekatan humanis, salah satunya melalui sosialisasi bersama pemerintah daerah.
“Masyarakat tidak langsung ditilang. Untuk pelanggaran ringan kita beri teguran. Termasuk nanti ada sosialisasi lewat videotron,” katanya.
Menurutnya, ada 11 poin pelanggaran yang menjadi sasaran operasi, seperti penggunaan handphone saat berkendara, kelebihan muatan, hingga kelengkapan kendaraan.
“Sasaran operasi ada sebelas poin termasuk over dimensi dan over loading,” tambahnya.
Selain itu, pihaknya mencatat enam lokasi rawan kecelakaan yang menjadi fokus operasi. Titik tersebut masih dalam tahap audit ulang berdasarkan data kecelakaan tiga bulan terakhir.
Sebanyak 31 personel diterjunkan dalam operasi, terdiri dari anggota Satlantas, provost, dan biro operasi.
AKP Mutiara mengimbau masyarakat agar melengkapi dokumen dan perangkat keselamatan saat berkendara.
“Yang belum punya SIM dan STNK agar segera diurus, dan jangan lupa kelengkapan kendaraan termasuk kaca spion,” imbaunya.
Operasi Zebra Otanaha dilaksanakan serentak di seluruh Provinsi Gorontalo mulai 17 hingga 30 November 2025.
(TribunGorontalo.com/Jefry Potabuga)