Berita Gorontalo
PKH Tahap III Gorontalo Cair! 8.776 Warga Terima Bantuan Lewat Rekening Bank bukan Kantor Pos
Pemerintah Kota Gorontalo mulai menyalurkan bantuan sosial Program Keluarga Harapan (PKH) tahap III tahun 2025 kepada 8.776 warga penerima manfaat.
Penulis: Jefry Potabuga | Editor: Wawan Akuba
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/bansos-pkh-pakai-ikd.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo — Pemerintah Kota Gorontalo mulai menyalurkan bantuan sosial Program Keluarga Harapan (PKH) tahap III tahun 2025 kepada 8.776 warga penerima manfaat.
Penyaluran kali ini dilakukan melalui bank-bank milik negara yang tergabung dalam Himpunan Bank Negara (Himbara), menggantikan sistem lama yang sebelumnya menggunakan kantor pos.
Kepala Bidang Dinas Sosial Kota Gorontalo, Herson Tahir, menyampaikan bahwa proses pencairan sudah berjalan di seluruh kecamatan.
Ia memastikan bahwa seluruh penerima telah diverifikasi berdasarkan data terbaru dari Kementerian Sosial.
“Penerimaan bansos di Kota Gorontalo sudah masuk tahap III,” ujar Herson, Senin (20/10/2025).
Jumlah penerima PKH tahap III mengalami penurunan dibandingkan awal tahun yang sempat mendekati 11 ribu orang.
Penurunan ini bukan karena penghapusan sepihak, melainkan hasil dari pembaruan dan penyelarasan data secara nasional.
Pemerintah kini menggunakan sistem Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) sebagai basis penyaluran bantuan sosial.
Sistem ini mulai diberlakukan sejak pertengahan tahun dan menjadi acuan bagi seluruh kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah.
“Sekarang tinggal 8.776 penerima karena datanya sudah disesuaikan,” jelas Herson.
DTSEN merupakan integrasi dari tiga sumber data: DTKS milik Kementerian Sosial, Regsosek milik Badan Pusat Statistik, dan P3KE dari Kemenko PMK.
Ketiganya diperbarui setiap tiga bulan untuk memastikan akurasi dan menghindari tumpang tindih.
Bantuan Hanya untuk Keluarga Rentan
Herson menegaskan bahwa PKH tidak diberikan secara merata kepada semua warga.
Program ini menyasar keluarga yang memiliki anggota rentan seperti bayi, balita, anak usia sekolah, lansia, atau penyandang disabilitas.
“Hanya keluarga yang memenuhi komponen yang bisa menerima PKH,” ujarnya.
Penetapan penerima dilakukan langsung oleh Kementerian Sosial berdasarkan data nasional.
Dinas Sosial Kota Gorontalo bertugas memastikan bahwa proses penyaluran berjalan lancar dan sesuai jadwal.
Menurut Herson, kerja sama antara Kementerian Sosial dan Himbara sudah berlangsung lama dan terus diperkuat.
Penyaluran melalui bank dinilai lebih efisien dan minim hambatan.
“Sampai hari ini penyalurannya aman dan tidak ada hambatan,” katanya.
Dinas Sosial juga melakukan pemantauan langsung di lapangan untuk mencegah keterlambatan dan penumpukan antrean. Jadwal pencairan diatur bersama pihak bank agar proses berjalan tertib.
Herson menjelaskan bahwa pembaruan data dilakukan setiap tiga bulan untuk memastikan bantuan tepat sasaran.
Mekanisme ini penting untuk menghindari dua jenis kesalahan: inclusion error (penerima yang tidak berhak) dan exclusion error (penerima yang berhak tapi tidak terdata).
Dalam sistem DTSEN, warga dikelompokkan dalam kategori kesejahteraan yang disebut desil, dari desil 1 (sangat miskin) hingga desil 10 (sangat sejahtera).
Untuk program PKH, prioritas diberikan kepada warga dalam desil 1 hingga desil 4.
Klasifikasi ini juga digunakan untuk program bantuan lainnya seperti Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) dan Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBI-JK).
“Ketiga program ini terus kami awasi supaya tepat sasaran,” kata Herson.
Dinas Sosial Kota Gorontalo menargetkan penyaluran tahap III selesai sebelum akhir Oktober.
Pemerintah daerah memastikan seluruh penerima yang telah terdaftar dalam sistem nasional akan mendapatkan haknya sesuai jadwal.
“Kami pastikan semua penerima mendapatkan bantuannya sesuai data yang sudah diverifikasi,” tutup Herson.
Evaluasi menyeluruh akan dilakukan di akhir tahun untuk menilai efektivitas program dan memastikan bahwa bantuan sosial benar-benar menjangkau masyarakat yang paling membutuhkan.(*)
| Pulang Kampung ke Gorontalo, Fajar Sadboy Bakal Stay 2 Minggu di Rumah Ortu |
|
|---|
| Arus Kendaraan Padat, Polisi Rekayasa Lalu Lintas di Bundaran Saronde Gorontalo |
|
|---|
| Satpol PP Kabupaten Gorontalo Sebut LC di Tempat Hiburan Diduga Dikelola Agen Profesional |
|
|---|
| Negosiasi Harga hingga Screenshot Lokasi, Ini Cara Satpol PP Gorontalo Ungkap Prostitusi Online |
|
|---|
| Rajin Razia, Satpol PP Kabupaten Gorontalo Banyak Temukan Wanita Penghibur Idap Sifilis |
|
|---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.