Senin, 16 Maret 2026

Petugas Sampah Kecelakaan

Tangis Misi Nusi, Ayah Petugas DLH Gorontalo yang Kritis Akibat Kecelakaan Kerja 'Saya Sayang Dia'

Hati Misi Nusi dipenuhi haru biru saat mengetahui putranya, Ois Nusi (24), mengalami kecelakaan kerja pada Minggu (14/9/2025). 

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Jefry Potabuga | Editor: Fadri Kidjab
zoom-inlihat foto Tangis Misi Nusi, Ayah Petugas DLH Gorontalo yang Kritis Akibat Kecelakaan Kerja 'Saya Sayang Dia'
TribunGorontalo.com/Jefry Potabuga
KORBAN KECELAKAAN -- Kolase foto Ois Nusi (kiri) dan Misi Nusi (kanan). Ois Nusi merupakan petugas kebersihan DLH Kota Gorontalo yang mengalami kecelakaan kerja pada Minggu (14/9/2025). Ia kini tengah kritis di rumah sakit. (Sumber Foto: TribunGorontalo.com/Jefry Potabuga) 

Ois merupakan warga Desa Modelidu, Kecamatan Telaga Biru, Kabupaten Gorontalo. 

Ia adalah anak kelima dari tujuh bersaudara dan diketahui belum menikah.

Saat ini, Ois tinggal bersama ayahnya, Misi Nusi, dan salah satu saudaranya.

Kronologi Kecelakaan

KORBAN KECELAKAAN--Kondisi Ois Nusi, pekerja DLH Kota Gorontalo, yang mengalami kecelakaan saat mengangkut sampah, kini kritis di RSUD Aloe Saboe, Minggu (14/9/2025). Begini kronologi kecelakaannya
KORBAN KECELAKAAN-- Ois Nusi, pekerja DLH Kota Gorontalo, yang mengalami kecelakaan saat mengangkut sampah, kini kritis di RSUD Aloe Saboe, Minggu (14/9/2025). (Sumber Foto: TribunGorontalo.com/Jefry Potabuga)

Rekan kerja Ois, Karim Usman alias Nata, menceritakan kronologi kecelakaan tersebut. 

Setelah mengangkut sampah di kawasan Kalimadu, mobil melaju menuju Jalan Kalimantan. 

Saat Ois berdiri di bagian belakang mobil, ia tidak menyadari ada kabel listrik yang melintang rendah.

"Saya sempat peringatkan Ois saat melihat kabel, saya sendiri hampir kena. Saya pikir dia menghindar, tapi ternyata Ois yang terkena," jelas Nata.

Benturan dengan kabel itu membuat Ois terhempas dan mengakibatkan luka serius di bagian belakang kepala dan lehernya. 

Ois segera dilarikan ke RSUD Aloei Saboe dan hingga pukul 14.51 Wita dan hingga kini masih dalam penanganan intensif di ruang IGD. 

Kondisinya kritis dengan selang terpasang di hidung dan denyut nadinya terus dipantau. 

Pihak rumah sakit bahkan meminta keluarga untuk keluar sejenak sebelum Ois dipindahkan ke ruang ICU.

 

 

(tribungorontalo.com/jp)

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Jadwal Imsakiyah
Senin, 16 Maret 2026 (26 Ramadan 1447 H)
Kota Gorontalo
Imsak 04:29
Subuh 04:39
Zhuhr 12:00
‘Ashr 15:03
Maghrib 18:03
‘Isya’ 19:11

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved