Petugas Sampah Kecelakaan
Tangis Misi Nusi, Ayah Petugas DLH Gorontalo yang Kritis Akibat Kecelakaan Kerja 'Saya Sayang Dia'
Hati Misi Nusi dipenuhi haru biru saat mengetahui putranya, Ois Nusi (24), mengalami kecelakaan kerja pada Minggu (14/9/2025).
Penulis: Jefry Potabuga | Editor: Fadri Kidjab
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Kolase-foto-Ois-Nusi-dan-Misi-Nusi.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM – Hati Misi Nusi dipenuhi haru biru saat mengetahui putranya, Ois Nusi (24), mengalami kecelakaan kerja pada Minggu (14/9/2025).
Misi Nusi, yang saat kejadian sedang mengambil air nira, segera meninggalkan pekerjaannya setelah mendengar kabar buruk yang menimpa Ois.
Dengan mata berkaca-kaca, ia bergegas menuju RSUD Aloei Saboe.
"Air nira hanya saya taruh begitu di ember, saya biarkan saja. Anak saya lebih penting," ucap Misi kepada TribunGorontalo.com, Minggu.
Saat ini, Ois masih dalam kondisi kritis dan dirawat intensif di ruang IGD RSUD Aloei Saboe.
Selang terpasang di hidungnya dan monitor medis terus berbunyi, mengisyaratkan perjuangan Ois.
Melihat kondisi anaknya, Misi Nusi hanya bisa pasrah dan menahan tangis.
"Saya sayang sekali dia, Pak. Dia ini tinggal dengan saya, penurut, dan tidak pernah membantah. Saya kaget kenapa ini harus terjadi sama anak saya," tutur Misi.
Pihak DLH Kota Gorontalo menyatakan akan menanggung seluruh biaya pengobatan Ois, memberikan sedikit kelegaan bagi Misi yang hanya bisa berharap anaknya segera pulih.
Janji kepada ayah
Menurut seorang sopir DLH Kota Gorontalo, Ois berencana pulang lebih awal karena akan mengantar ayahnya pergi tahlilan di Dulamayo.
"Sebelum kami mulai angkut sampah, Ois bilang ingin cepat pulang karena mau mengantar ayahnya pergi tahlilan," ujar sang sopir.
Namun, di titik pengangkutan terakhir di Jalan Kalimantan, Ois terbentur kabel listrik yang melintang rendah dan terjatuh.
Benturan itu membuatnya mengalami luka serius di kepala dan leher.
Sosok Ois