Senin, 30 Maret 2026

Petugas Sampah Kecelakaan

Kronologi Ois Nusi, Petugas Angkut Sampah Kota Gorontalo Kritis, Tubuhnya Sampai Terpental di Aspal

Ois Nusi (24) seorang petugas angkut sampah di Kota Gorontalo mengalami kecelakaan saat tengah bertugas, Minggu (14/9/2025). Begini kronologinya

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Jefry Potabuga | Editor: Prailla Libriana Karauwan
zoom-inlihat foto Kronologi Ois Nusi, Petugas Angkut Sampah Kota Gorontalo Kritis, Tubuhnya Sampai Terpental di Aspal
TribunGorontalo.com/Jefry Potabuga
KORBAN KECELAKAAN--Kondisi Ois Nusi, pekerja DLH Kota Gorontalo, yang mengalami kecelakaan saat mengangkut sampah, kini kritis di RSUD Aloe Saboe, Minggu (14/9/2025). Begini kronologi kecelakaannya 

TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo -- Ois Nusi (24) seorang petugas angkut sampah di Kota Gorontalo mengalami kecelakaan saat tengah bertugas, Minggu (14/9/2025).

Kejadian naas itu bermula saat Ois bersama rekan-rekannya sedang dalam perjalanan menuju wilayah Kecamatan Kota Tengah, Kota Gorontalo.

Sebagai pengangkut sampah, mereka setiap hari menempuh rute panjang sambil mengangkat beban berat dan menghadapi berbagai risiko di jalan. 

Meski penuh tantangan, tugas mereka krusial untuk menjaga kebersihan dan kesehatan lingkungan kota.

Mereka memulai aktivitas kerja sejak pukul 06.00 Wita, menyusuri jalanan di Kota Gorontalo dengan semangat.

Baca juga: Identitas Petugas Sampah Kota Gorontalo yang Kritis Akibat Terbentur Kabel Listrik

Semuanya berjalan lancar hingga tiba di simpang tiga yang menghubungkan Jalan Kalimantan dan Madura, kecelakaan pun terjadi.

Ois yang berdiri di belakang mobil pengangkut sampah tidak menyadari adalnya kabel listrik yang melintang di jalan.

Posisi tersebut sangat berbahaya karena rawan terjatuh atau tertabrak benda di jalan.

Teman-temannya pun sudah sempat berteriak, tapi Ois tidak sempat mendengar.

Akhirnya kabel pun mengenai tepat di tubuh korban dan membuatnya terjatuh.

Baca juga: BREAKING NEWS: Petugas Sampah di Kota Gorontalo Kecelakaan Saat Bekerja, Kini Kondisinya Kritis

Tubuhnya bahkan sempat terpental di aspal, mengakibatkan luka parah di kepala dan leher, membuat kondisinya kritis dan belum sadarkan diri hingga kini.

“Sempat kami ingatkan ada kabel, tapi dia tidak dengar. Akhirnya kabel itu mengenai tubuhnya,” ungkap Nata, salah satu rekan kerjanya kepada Tribun Gorontalo, Minggu (14/9/2025).

Korban pun langsung dilarikan di Rumah Sakit Umum daerah (RSUD) Aloe Saboe, Jalan Prof Aloe Saboe, Kecamatan Kota Utara, Kota Gorontalo untuk mendapatkan perawatan intensif.

Saat ini, kondisi korban terkulai lemas dengan bantuan oksigen melalui selang di hidung,

Selang oksigen membantu paru-paru bekerja lebih ringan, menjaga kadar oksigen dalam darah tetap aman, dan mencegah sesak napas atau kerusakan organ akibat kurang oksigen.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved